5 Pria di Padang Kepergok Curi Kabel Bawah Tanah yang Diduga Milik PT Telkom Indonesia

Penulis: Fuadi Zikri
|
Editor: Zulfikar

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Komplotan pencuri itu dipergoki polisi ketika mereka sedang memotong kabel yang diduga akan dicuri.

Padang, Padangkita.com – Komplotan pencuri kabel bawah tanah yang diduga milik PT. Telkom Indonesia diringkus polisi di Jalan Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Jumat (5/3/2021) dini hari.

Komplotan pencuri yang terdiri dari lima orang itu ditangakap polisi ketika mereka tangah asyik memotong kabel yang akan mereka curi.

Kapolsek Padang Utara, AKP Nahri Syukra mengatakan, para pelaku masing-masing berinisial TW, 36 tahun, warga Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang dan EA, 31 tahun, warga Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Kemudian, YU, 40 tahun, warga Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, JY, 39 Tahun, warga Berok, Padang Utara, Kota Padang, dan BU, 42 tahun, warga Maransi, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

“Mereka ini kami pergoki sedang memotong kabel yang diduga milik PT Telkom Indonesia di depan Sate Minangkabau yang ada di dalam drainase di bawah trotoar,” ujar Nahri dalam keterangan tertulisnya yang diterima Padangkita.com, Minggu (7/3/2021).

Nahri mengatakan, saat diamankan, polisi menyita barang bukti berupa katrol, strek bas, dua linggis, dua gergaji besi, tali seling sepanjang 20 meter yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi mereka.

“Kami juga menemukan bekas potong pada kabel yang ada ada dalam got (drainase),” ungkap Nahri.

Nahri menduga, usai para pelaku memotong kabel tersebut, mereka akan mengambil kabel dengan cara menarik menggunakan tali seling pada sisi lain yang juga telah dipotong. Mereka bekerjasama untuk mendapatkan hasil yang banyak.

Dari hasil interogasi, kata Nahri, lokasi tersebut merupakan lokasi kedua tempat mereka beraksi.

Pengakuan para pelaku, sebelumnya mereka berhasil mengambil kabel sebanyak 212 kilogram di dua lokasi berbeda, salah satunya di depan Rumah Sakit Hermina, Khatib Sulaiman.

“Mereka menjual kabel tersebut kepada pengepul yang ada di daerah Kuranji dan Tunggul Hitam dengan harga Rp85.000 perkilogram. Jadi ada sekitar Rp18 juta lebih yang mereka dapatkan dari 212 kilogram itu,” terang Nahri.

Lebih lanjut dijelaskan Nahri, para pelaku saat ini sudah ditahan, termasuk barang bukti. “Saat ini, mereka kami tahan di Mapolsek Padang Utara untuk kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan,” katanya. [zfk]


Baca berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist