300 Vial Vaksin Covid-19 Masih Disimpan di Gudang Farmasi Dinkes Pessel, Jatah TNI dan Polri

Penulis: Redaksi
|
Editor: Redaksi

Berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini: Dinas Kesehatan Pesisir Selatan terima sebanyak 300 vial vaksin Covid-19

Painan, Padangkita.com– Sebanyak 300 vial vaksin Covid-19 yang diterima oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) masih disimpan di dalam gudang farmasi Dinkes Pessel.

Vaksin itu dilaporkan tiba di gudang farmasi sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa (2/3/2021). Kepala Seksi Farmasi Dinkes Pessel, Fitria mengatakan, keberadaan vaksin masih terpantau dalam kondisi aman dengan suhu normal 5,0 derajat celcius.

“Hingga kini, 300 vial vaksin masih kami simpan di gudang farmasi. Suhunya normal, yaitu 5,0 derajat celcius,” jelas Fitria kepada Padangkita.com, Rabu (3/3/2021) di Painan.

Fitria menyampaikan, 300 vial vaksin Covid-19 tersebut untuk TNI, Polri serta sisa tenaga kesehatan yang belum mendapatkan suntik vaksin Covid-19. Untuk TNI dan Polri, Dinkes Pessel menyebutkan terdapat sebanyak 800 orang yang akan disuntik vaksin. Sementara jatah 700 orang lagi, bisa menyasar untuk sisa tenaga kesehatan yang belum divaksin.

Kata Fitria, 300 vial vaksin itu, sebetulnya bisa meng-cover 3.000 orang atau 1.500 peserta vaksinasi dengan jatah masing-masing dua kali suntik.

“Kalau jumlah vaksinnya memang 300 vial, tapi itu bisa disuntikkan kepada 1.500 orang dengan dua kali suntik,” ulasnya.

Meski vaksin tahap dua dengan kuota terbatas itu telah tersedia, namun untuk penyuntikkan vaksin masih belum dilakukan. Dinkes Pessel masih menunggu dan akan mengabarkan lebih lanjut kapan jadwal pasti terkait pemberian vaksin yang lebih diprioritaskan kepada TNI dan Polri.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pessel, Kadriadi mengatakan, sebetulnya banyak sasaran untuk penyuntikan vaksin tahap dua. Namun karena keterbatasan dari ketersediaan vaksin yang diterima, maka saat ini lebih diprioritaskan kepada satuan TNI dan Polri.

Selain TNI dan Polri, sasaran vaksinasi tahap dua itu, juga meliputi guru, ASN dan pejabat pelayanan publik, pedagang pasar, pelaku pariwisata, dan tukang ojek.

Baca juga: Rusma Yul Anwar dan Rudi Hariyansyah Resmi Menjabat Bupati dan Wakil Bupati Pesisir 

“Karena vaksinnya terbatas, sekarang kita lebih fokuskan ke TNI dan Polri serta sisa tenaga kesehatan yang belum disuntik,” ucapnya. (nik/pkt)


Baca berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist