115 Orang ASN dan Warga Pasbar Tes Swab, Kadinkes: Ini Hasil “Tracing” Pertama

Penulis: Ahmad Romi

Simpang Empat, Padangkita.com – Ratusan pegawai dan tenaga hononer menjalani tes swab di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pasaman Barat (Pasbar), Sabtu (8/8/2020) pagi.

Langkah antisipasi ini dilakukan menyusul dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkonfirmasi positif Covid-19, salah satunya tugas di Bappeda.

Kepala Dinas Kesehatan Pasbar, Jon Hardi menyampaikan sedikitnya ada sekitar 115 orang yang mengikuti tes swab hari ini. Mereka terdiri dari pegawai di Sekretariat Daerah Bagian Pemerintahan Nagari (Pemnag), Bappeda Pasbar serta para perangkat nagari Aia Gadang dan tamu undangan yang hadir ketika pelantikan anggota badan musyawarah (Bamus) di nagari itu.

“Hasil ‘tracing’ Gugus Tugas yang dilakukan kemarin, hari ini telah kita tes swab seluruhnya,” kata Jon di Simpang Empat, Sabtu (8/8/2020) pagi.

Berikutnya, untuk hasil tracing yang didapatkan pada hari ini akan tes swab pada hari Senin (10/8/2020).

“Hari Senin ada tiga lokasi yang akan dilakukan tes swab, yaitu di Mapolres Pasbar, Kantor Wali Nagari Aia Gadang dan di Kecamatan Sungai Aur,” ujar Jon.

Baca juga: ASN Suami-Istri di Pasbar Positif Covid-19, Izin Dinas Luar Daerah dan Acara Keramaian Dikaji Ulang

Tes swab di Mapolres Pasbar dilakukan, karena pasien positif Covid-19 berinisial SP bertugas sebagai penerima tamu ketika pesta adiknya yang merupakan salah seorang personel Polres Pasbar.

“Tentu ketika itu setiap personel Polres yang datang boleh dikatakan kontak fisik dengan pasien, begitu pula personel Polres yang pulang pesta akan kontak juga dengan personel lainnya di Polres dan juga keluarga mereka masing-masing,” jelas Jon.

Sementara itu, untuk di Nagari Aia Gadang diduga kontak pada kegiatan pelantikan Bamus Nagari setempat.

“Beliau juga hadir pada kegiatan pelantikan anggota Bamus di Nagari Aia Gadang pada Selasa (4/8/2020),” ulas Jon.

Untuk pelaksanaan tes swab ini, kata Jon, jumlahnya tidak dibatasi. Hanya saja yang harus diikuti yakni paling lama pukul 15.00 WIB sampel sudah harus tiba di laboratorium Fakultas Kedokteran Unand, Padang.

“Untuk waktu kita batasi hanya sampai pukul 11.00 WIB, karena nantinya sampel yang telah diambil akan diantarkan ke Padang. Kemudian untuk peralatan tes swab hingga saat ini cukup,” tegas Jon.

Pada kesempatan yang sama, Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Pasbar, Gina Alecia mengatakan, kondisi pasien saat ini dalam keadaan observasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasbar.

“Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pasien. Apabila kondisinya baik, maka pasien akan diisolasi mandiri di rumahnya. Namun apabila mengkhawatirkan maka akan diisolasi di RSUD dan bisa juga dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19 di Padang,” ujar Gina kepada Padangkita.com.

Dia mengimbau, agar seluruh masyarakat Pasbar tetap disiplin mengikuti protokol Covid-19 dan tidak melakukan perjalanan ke daerah yang masih rawan Covid-19.

“Tetap pakai masker, jaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir serta pakai sabun,” imbau dia.

Kegiatan tes swab kali ini menurunkan sebanyak delapan orang petugas analis kesehatan dan didampingi oleh duq orang dokter spesialis THT dan Anastesi dari RSUD dan RS Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat. [rom/pkt]


Baca berita Pasaman Barat terbaru hanya di Padangkita.com