Warga Kota Padang Masih Suka Buang Sampah Sembarangan

Sampah yang menumpuk sepanjang pantai Padang pasca banjir, Rabu (31/05/2017). (Foto: Aidil Sikumbang)

Padangkita.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menilai masih terdapat segelintir warga kota yang masih suka membuang sampah di sembarang tempat. Hal ini tentunya bisa merusak keindahan dan kebersihan kota Padang.

Walikota Padang, Mahyeldi Ansyarullah dengan tegas meningatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Diingatkan kepada warga kota Padang untuk selalu menjaga kebersihan dan tidak buang sampah sembarangan,” kata walikota.

Walikota juga mengimbau kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk terus memperingati dan mengawasi warga agar bisa tertib dalam menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing.

Sampah yang menumpuk bisa menyebabkan pencemaran lingkungan selain itu bisa menimbulkan beragam penyakit bagi masyarakat itu sendiri.

Selain persoalan sampah, Walikota masih menemukan sejumlah titgik macet di Kota Padang. Menurutnya, kemacetan disebabkan oleh bertambahnya jumlah kendaraan tidak seimbang dengan ketersediaan volume jalan.

“Kendaraan semakin banyak sedangkan jalur alternatif belum bertambah,” jelasnya seperti dikutip dari humas pemko.

Mahyeldi mengimbau kepada jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Padang untuk menyiasati kondisi ini dengan merancang pelebaran jalan agar bisa menjadi solusi mengatasi macet yang terjadi saat ini.

Dia mencontohkan jalur di depan RSUP M. Djamil hingga ke arah Siteba merupakan salah satu jalur macet yang hampir setiap waktu terjadi.

Febrina, warga Kalumbuk mengatakan kawasan Simpang Tinju Lapai merupakan daerah yang paling sering terjadi kemacetan, khususnya pagi dan sore hari.

“Simpang tinju hampir setiap hari macet, apalagi kalau tidak ada polisi. Macetnya semakin parah,” katanya kepada padangkita.com, Minggu (16/07/2017).

Selain simpang tinju, menurutnya, jalan Khatib Sulaiman menuju ke arah Transmart jika hari libur dipastikan macet, baik karena soal parkir liarnya atau kendaraan yang keluar masuk pusat perbelanjaan modern tersebut.

BAGIKAN