Sumbar Targetkan Produksi 2,8 Juta Ton Padi Tahun Ini

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit bersama Walikota Ali Yusuf, saat panen varietes padi Gadang Rumpun di Desa Rantih, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Rabu (20/9/2017). (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Padangkita.com – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sumatera Barat menargetkan produksi padi Sumbar tahun ini sebanyak 2.803.000 ton. Jumlah tersebut naik sekitar 30.000 ton dari realisasi target tahun lalu yang mencapai 2.773.000 ton.

Untuk mencapai target tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sumbar Candra mengatakan pihaknya akan melakukan perbaikan dari segi teknologi. Salah satu bentuknya, yaitu menggenjot penggunaan sistem tanam jajar legowo (jarwo).

Sistem jarwo merupakan suatu rekayasa teknologi untuk meningkatkan populasi tanaman. Dengan sistem jarwo, tanaman dapat berfotosintesa secara lebih baik.

“Produktivitas dengan menggunakan sistem jarwo bisa meningkat sampai 15 persen,” ujar Candra kepada Padangkita.com, Senin (05/02/2018).

Menurut Candra, penerapan sistem jarwo di Sumbar baru sekitar 30 persen. Ia pun akan berusaha menggenjot angka penerapan tersebut menjadi 60 persen. Dengan demikian, peningkatan produksi padi otomotasi akan tercapai.

Selain dengan mengupayakannya secara teknologi, peningkatan produksi padi juga akan dilakukan dengan penambahan luas area. Tahun ini, Sumbar akan mencetak sawah baru sekitar 500 hektar di Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Dharmasraya.

“Saat ini luas area kita lebih dari 230 ribu hektar. Tahun ini kita cetak sawah baru 500 hektar di Pasaman Barat, Agam, dan Dharmasraya. Kebetulan lokasinya tidak begitu sulit. Tahun kemarin program cetak sawah kita 313 hektar yang terealisasi dari target 450 hektar,” ujarnya.

Produksi padi Sumbar tahun 2017 mengalami peningkatan sekitar 270.000 ton atau 11 persen dari tahun sebelumnya. Tahun 2016, jumlah produksi padi Sumbar hanya sekitar 2.503.000 ton.

Selain karena ada penambahan luas area dan penerapan teknologi baru, peningkatan produksi padi juga dipengaruhi oleh cuaca yang bersahabat. Candra pun mengharapkan cuaca Sumbar tahun ini bisa stabil sehingga tidak terjadi gagal panen.