Semen Padang FC ‘Babak Belur’ di Makassar

Marcel Sacramento mencoba melewati hadangan pemain PSM Makassar di Stadion Andi Matalatta, Senin (02/10/2017). Dalam pertandingan itu Semen Padang FC kalah 4-0 atas PSM Makassar. (Foto: MO SPFC)

Padangkita.com – Semen Padang FC ‘babak belur’ dihajar PSM Makassar 0-4 saat menghadapi tim berjuluk Juku Eja di Stadion Andi Matalatta, Senin (02/10/2017).

Anak asuh Nilmaizar harus kembali pulang ke Padang dengan kepala tertunduk atas 4 gol ke gawang Jandia Eka Putra yang diciptakan oleh Pavel Purishkin (28), Zulham Zamrun (32′,47′) dan Hamka Hamzah (92′).

Atas kekalahan ini, tim Kabau Sirah masih tetap berada di peringkat 15 kelasemen sementara, posisinya semakin rawan dengan zona degradasi karena perbedaan angka dengan Perseru Serui yang berada satu tingkat di bawahnya hanya 3 poin saja.

Semen Padang FC bermain di bawah tekanan sejak menit-menit awal pertandingan. Mereka hanya sesekali mengandalkan serangan balik. PSM Makassar yang mendominasi jalannya pertandingan terus menggempur lini pertahanan Semen Padang FC yang dikawal,
Cassio de Jesus, Hamdi Ramdan, Hengki Ardilles, dan Ibrahim Sanjaya.

Pelatih Nilmaizar mengatakan gol yang dicetak oleh Pavel Purishkin menjadi asal muasal kekalahan Semen Padang FC. Sebelum gol tersebut tercipta, Hengki Ardilles dan kawan-kawan mampu bermain fokus dan sesuai instruksinya. Meski demikian pelatih asal Payakumbuh tersebut memuji permainan anak asuhnya.

“Para pemain sudah berjuang dengan maksimal. Namun kami gagal meraih kemenangan,” katanya kepada wartawan, Senin (02/10/2017).

Dengan kekalahan ini, Semen Padang FC gagal memperlebar jarak dengan Perseru yang berada di peringkat 16 batas akhir zona degradasi. Hingga saat ini, Semen Padang FC telah mengumpulkan 28 poin sedangkan Perseru serui telah mengumpulkan 25 poin.

Semen Padang masih menyisakan tujuh pertandingan lagi yaitu empat di kandang dan tiga di kandang. Selanjutnya Semen Padang akan menghadapi Madura United, 6 Oktober mendatang di Stadion H. Agus Salim Padang di pekan ke-28.

Nil meminta anak asuhnya memaksimalkan 7 laga tersisa dan meraih banyak poin di semua pertandingan kandang agar bisa selamat dari zona degradasi yang mengintai mereka.

Kekalahan dari PSM ini juga memperpanjang rekor tak pernah Semen Padang menjadi sembilan laga secara berturut-turut. Terakhir kali Semen Padang berhasil meraih kemenangan yaitu pada laga Persegres pada 5 Agustus lalu lalu.

Baca juga:
Ini Harapan Pelatih SPFC Kala Menghadapi PS TNI di Padang