Padang Expo untuk Kebangkitan Pasar Tradisional

Padang Expo 2017 (Foto: humas kota padang)

Padangkita.com – Padang Expo 2017 akan dijadikan momentum untuk kembali membangkitkan marwah pasar tradisional yang kini mulai ditinggalkan.

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan sudah saatnya pasar tradisional mendapat tempat di hati masyarakat dan memanfaatkannya sebagai tempat belanja dan beriwisata yang nyaman untuk dikunjungi.

“Padang Expo 2017 kita laksanakan dari 26-30 Juli di Pasar Raya Padang. Tujuannya sekaligus mengajak masyarakat untuk kembali berbelanja ke pasar tradisional,” katanya, Rabu (27/7/2017).

Padang Expo, imbuhnya, juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada warga Kota Padang, dan masyarakat Sumbar serta dari luar Sumbar mengenai sudah selesainya pembangunan Pasar Raya Blok I, II, III, dan IV sebagai pintu perdagangan di Sumbar.

Selain itu, pergelaran Padang Expo itu juga sengaja dipilih di Blok III, untuk mengabarkan kepada masyarakat bahwa Pasar Raya Padang sudah kondusif untuk dikunjungi, juga telah memadai untuk aktivitas perdagangan.

“Tahun 2017 ini menjadi tahun yang berkah, mengingat bangunan Blok I hingga IV akan segera rampung pada akhir Oktober mendatang,” ujar Mahyeldi.

Disebutkannya, Padang Expo akan menjadi agenda rutin untuk memperkenalkan produk andalan pasar. Target pengunjung tidak hanya masyarakat Kota Padang, namun masyarakat Sumbar dan luar Sumbar sekaligus untuk mempromosikan destinasi wisata Kota Padang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal menyebutkan Padang Expo juga bertujuan untuk memberitahukan produk unggulan sekaligus memperlihatkan penataan pasar raya.

Stand yang dibuka pada Padang Expo sebanyak 18 stand utama, 50 stand UMKM, dan 40 stand SKPD.

Pengunjung, tidak hanya dapat menikmati stand saja, tetapi disuguhkan berbagai kegiatan lainnya seperti acara KIM, dan kegiatan lainnya.

Baca juga:
Ekspor Sumbar di Bulan Februari Meningkat