Update Zonasi Covid-19 Sumbar: Zona Oranye Meningkat Jadi 17 Daerah, Tinggal 2 di Zona Kuning

Penulis: Redaksi
|
Editor: Redaksi

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Dari semua daerah yang masuk zona oranye, skor Kabupaten Solok paling buruk

Padang, Padangkita.com– Kasus Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) terus meningkat. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumbar melaporkan, jumlah daerah yang masuk zona oranye atau risiko sedang bertambah menjadi 17 daerah. Kini, hanya tinggal dua daerah yang berada di zona kuning atau risiko rendah.

Penetapan zona untuk sepekan ke depan itu berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada pekan ke-59 pandemi Covid-19 di Sumbar.

Satgas merinci, 17 daerah yang masuk zona oranye adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,39), Kota Padang (skor 2,38), Kota Payakumbuh (skor 2,37), Kota Solok (skor 2,36) dan Kota Padang Panjang (skor 2,34).

Kemudian, Kota Sawahlunto (skor 2,31), Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,30), Kota Bukittinggi (skor 2,30), Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,26), Kabupaten Tanah Datar (skor 2,25), Kabupaten Agam (skor 2,21).

Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,20), Kabupaten Solok Selatan (skor 2,18), Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,17), Kabupaten Pasaman (skor 2,12), Kabupaten Sijunjung (skor 2,06) dan Kabupaten Solok (skor 1,96).

Pada minggu ke-60 pandemi Covid-19 di Sumbar, terdapat 17 daerah yang berada pada zona oranye. Meningkat dari minggu sebelumnya yang hanya 16 daerah.

“Zona kuning dua daerah dan tidak ada (daerah) zona merah dan hijau,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal dalam keterangan tertulis, Minggu (2/5/2021).

Ia menjelaskan, dari semua daerah yang masuk zona oranye yang paling buruk skornya pada minggu ini adalah Kabupaten Solok.

Oleh sebab itu, Jasman mengharapkan Satgas Covid-19 Kabupaten Solok segera melakukan semua upaya yang dianggap perlu dan penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Telah hampir enam bulan Kabupaten Solok selalu berada di zona oranye dan pertambahan positif selalu meningkat, di samping kasus warganya meninggal akibat Covid-19 juga meningkat,” ujar Jasman yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumbar.

Sementara itu dua daerah yang masuk zona kuning hanyalah Kota Pariaman (skor 2,59) dan Kabupaten Dharmasraya (skor 2,47).

Baca juga: Corona Sumbar Awal Mei 2021: Penambahan Pasien Sembuh 2 Kali Lipat dari Kasus Positif dan Meninggal Dunia 8 Orang

“Kembali Kota Pariaman menjadi yang terbaik minggu ini dengan skor tertinggi 2,59. Mencatatkan skor terbaik dalam penanganan Covid-19 (sesuai indikator kesehatan masyarakat).” (*/pkt)

Baca berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler