Unjuk Rasa Mahasiswa Sumbar Peringati Hari Guru, Desak Pemerintah Perjuangkan Guru Honorer

Unjuk Rasa Mahasiswa Sumbar Peringati Hari Guru, Desak Pemerintah Perjuangkan Guru Honorer

Unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Gubernur Sumbar memperingati Hari Guru Nasional 2021. [Foto: Fuad]

Padang, Padangkita.com – Sekitar seratusan mahasiswa demo atau unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) dalam memperingati Hari Guru Nasional 2021, Kamis (25/11/2021) sore.

Massa yang berasal dari berbagai universitas di Sumbar ini tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatra Barat (BEM SB).

Pantauan Padangkita.com, massa mulai berkumpul dan berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumbar sekitar pukul 14.45 WIB. Sebelumnya mereka long march dari titik kumpul di Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB).

Massa mengusung tema besar "Sumbar Gagal Prioritaskan Guru Honorer"

Salah seorang perwakilan mahasiswa dalam orasinya menyampaikan, unjuk rasa ini digelar untuk memperjuangkan hak guru honorer di Sumbar yang hingga kini tak pernah jelas.

"Permasalahan guru honorer ini bukanlah masalah baru, namun pemerintah tak mampu memberikan solusi hingga kini," ucap mahasiswa beralmamater UNP itu saat berorasi.

Ia juga menyinggung soal penerimaan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang tak memihak sepenuhnya kepada guru honorer, terutama yang telah berumur tua.

"Yang tua-tua bersaing dengan yang muda, apakah itu solusi?"

Selain itu, para massa juga menuntut Pemerintah Pusat untuk merevisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hingga sore kini, sejumlah mahasiswa masih bergantian berorasi di depan Kantor Gubernur Sumbar. Di hadapan mereka puluhan petugas polisi tampak berjaga-jaga.

Massa menuntut Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah atau Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy datang menemui mereka untuk berdiskusi terkait pemenuhan hak guru honorer di Sumbar.

Baca juga: Fitri Sari Angkat, Guru Asal Kota Pariaman yang Masuk 20 Besar Apresiasi GTK Inspiratif Nasional

Selain berorasi, sejumlah spanduk yang berisikan tuntutan juga dibentangkan, di antara "Revisi UU ASN", "#Kami Bersama Guru", dan " Sumbar Gagal Prioritaskan Guru, PPPK Cacat Proses". [mfz/pkt]

Baca Juga

Ratusan Warga di Pessel Tolak Tambang Galian C, Dituding Rusak 50 Ha Sawah, Masjid dan Sekolah
Ratusan Warga di Pessel Tolak Tambang Galian C, Dituding Rusak 50 Ha Sawah, Masjid dan Sekolah
Farhan Janji akan Kawal Pasal Perusak Kebebasan Pers Tak Masuk Revisi UU Penyiaran
Farhan Janji akan Kawal Pasal Perusak Kebebasan Pers Tak Masuk Revisi UU Penyiaran
Andreas Huga Minta Pemerintah Tinjau Ulang Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024
Andreas Huga Minta Pemerintah Tinjau Ulang Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024
Terindikasi Milik Israel, Mahasiswa di Padang Minta Izin Grab Dicabut dan Imbau Warga Uninstal Aplikasi
Terindikasi Milik Israel, Mahasiswa di Padang Minta Izin Grab Dicabut dan Imbau Warga Uninstal Aplikasi
Perizinan PSN di Air Bangis yang Ditentang Warga masih Diproses di Kemenko Perekonomian
Perizinan PSN di Air Bangis yang Ditentang Warga masih Diproses di Kemenko Perekonomian
Komnas HAM Minta Polri Sanksi Personel yang Melanggar Aturan Terkait Penangkapan saat Unjuk Rasa
Komnas HAM Minta Polri Sanksi Personel yang Melanggar Aturan Terkait Penangkapan saat Unjuk Rasa