Padang, Padangkita.com – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, kembali menegaskan posisi vital Gerakan Pramuka dalam sistem pendidikan nasional. Menurutnya, organisasi kepanduan ini bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler biasa, melainkan instrumen strategis yang mendapat prioritas negara untuk mencetak generasi muda yang berkarakter baja.
Penegasan tersebut disampaikan Maigus Nasir saat membuka secara resmi Kemah Bakti Siswa (KBS) Sekolah Menengah Kejuruan-Sekolah Menengah Analis Kimia (SMK-SMAK) Padang Tahun Ajaran 2025/2026 di lingkungan sekolah tersebut, Kamis (15/1/2026).
Di hadapan ratusan siswa, Maigus yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Waka Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Padang mengingatkan bahwa kecerdasan akademik saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan global.
"Pendidikan kepramukaan terbukti mampu menanamkan nilai disiplin, kemandirian, tanggung jawab, serta ketangguhan mental sejak usia sekolah. Ini adalah modal utama yang tidak selalu didapatkan di dalam ruang kelas," ujar Maigus Nasir.
Kegiatan yang mengusung tema "Membangun Karakter Mandiri, Bertanggung Jawab, dan Peduli Lingkungan" ini diikuti oleh 561 peserta didik. Jumlah tersebut terdiri dari 281 siswa kelas X dan 280 siswa kelas XI.
Maigus berharap, melalui gemblengan selama perkemahan ini, para calon tenaga profesional muda tersebut dapat menyerap nilai-nilai positif yang sejalan dengan visi pembangunan karakter bangsa.
"Anak-anak yang dididik melalui Pramuka diharapkan tumbuh menjadi pribadi dengan kepribadian baik dan mentalitas yang tangguh. Hal ini sejalan dengan cita-cita bangsa yang selaras dengan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMK-SMAK Padang, Nasir, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Wakil Wali Kota yang memberikan motivasi langsung kepada para siswa.
Nasir menjelaskan posisi strategis sekolahnya sebagai unit pendidikan di bawah binaan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia. Sekolah ini memiliki fokus spesifik untuk mencetak tenaga profesional di bidang analisis kimia yang siap kerja. Oleh karena itu, keseimbangan antara kemampuan teknis dan karakter menjadi sangat krusial.
"Kemah Bakti Siswa merupakan agenda rutin sekolah sebagai bagian dari pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial bagi peserta didik. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Januari 2026," jelas Nasir.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap lulusan SMK-SMAK Padang tidak hanya andal di laboratorium, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan kepekaan sosial yang tinggi saat terjun ke dunia industri maupun masyarakat nantinya. [*/hdp]











