Solusi Lini Depan, Kabau Sirah Datangkan Diego 'Drogbinha' Mauricio

Solusi Lini Depan, Kabau Sirah Datangkan Diego 'Drogbinha' Mauricio

Striker baru Semen Padang FC asal Brasil, Diego Maurício Machado de Brito

Padang, Padangkita.com – Pergerakan transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 semakin memanas. Semen Padang FC membuat langkah strategis dengan resmi mendatangkan penyerang berpengalaman asal Brasil, Diego Maurício Machado de Brito.

Kehadiran pemain yang akrab disapa Diego ini diharapkan menjadi solusi instan bagi lini depan tim berjuluk Kabau Sirah dalam mengarungi putaran kedua kompetisi.

Pengumuman perekrutan striker berusia 34 tahun tersebut disampaikan langsung melalui kanal resmi klub pada Sabtu (7/2/2026). Manajemen Semen Padang FC bergerak cepat mengamankan tanda tangan Diego untuk menambah daya gedor tim.

Dalam keterangannya, pihak manajemen mengungkapkan bahwa keputusan merekrut Diego didasari oleh kebutuhan mendesak akan sosok penyelesai akhir yang andal.

"Perekrutan Diego adalah langkah strategis kami untuk meningkatkan produktivitas gol. Kami membutuhkan variasi serangan yang lebih hidup pada sisa kompetisi musim ini, dan Diego diproyeksikan menjadi opsi utama di sektor depan," ujar perwakilan Manajemen Semen Padang FC, Sabtu (7/2/2026).

Nama Diego Maurício bukanlah sosok sembarangan di kancah sepak bola global. Lahir di Rio de Janeiro, Brasil, pada 25 Juni 1991, Diego memulai karier profesionalnya di salah satu klub raksasa Brasil, Flamengo.

Ia promosi ke tim utama pada tahun 2010 dan melakoni debut di stadion legendaris Maracanã saat Flamengo menundukkan Grêmio Prudente dengan skor 3-1. Pada masa-masa awal kariernya inilah ia mendapatkan julukan Drogbinha atau Drogba Kecil. Julukan itu melekat karena gaya main, kekuatan fisik, dan kemampuannya menahan bola yang dinilai mirip dengan legenda Chelsea, Didier Drogba.

"Dengan tinggi 1,83 meter dan kaki kanan yang dominan, Diego memiliki atribut fisik dan teknik yang kami butuhkan untuk bertarung di lini depan," tambah manajemen.

Talenta besarnya sempat membuat klub-klub Eropa kepincut. Bahkan pada tahun 2011, Flamengo pernah menolak tawaran fantastis senilai 6 juta euro dari klub Ukraina, Shakhtar Donetsk, demi mempertahankan aset berharganya tersebut.

Karier Diego adalah sebuah petualangan panjang. Setahun setelah menolak tawaran Donetsk, ia akhirnya merantau ke Eropa dengan bergabung bersama Alania Vladikavkaz di Liga Rusia. Tak berhenti di situ, ia kemudian melanjutkan kariernya di Liga Portugal sebelum akhirnya merambah sepak bola Asia.

Portofolio klub yang pernah dibelanya cukup mentereng. Tercatat ia pernah berseragam Sport Recife dan Bragantino di Brasil, Al Qadsiah di Arab Saudi, Shijiazhuang Ever Bright di Tiongkok, hingga Gangwon FC dan Busan IPark di Korea Selatan.

Di India, Diego juga menorehkan tinta emas bersama Odisha FC dan Mumbai City FC. Pengalaman bermain di berbagai kultur sepak bola yang berbeda ini menjadi nilai tambah, membuktikan bahwa ia adalah tipe pemain yang adaptif. Selain itu, ia juga tercatat pernah menjadi bagian dari skuad Tim Nasional Brasil U-20.

Sepak bola Indonesia sendiri bukan hal baru bagi pemain bertinggi badan 1,83 meter ini. Sebelum merapat ke Padang, Diego sempat memperkuat Persebaya Surabaya sejak Agustus 2025. Meski kebersamaannya dengan tim Bajul Ijo berakhir menjelang putaran kedua, pengalaman setengah musim tersebut membuatnya tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi tanah air.

Kini, publik Ranah Minang menanti pembuktian dari sang Drogbinha. Manajemen berharap kehadirannya mampu mengangkat posisi tim di klasemen.

Baca Juga: Update Transfer Semen Padang: Pertahankan 3 Nama Lama, Total 11 Pemain Asing Siap Tempur

"Harapan kami jelas, kehadiran Diego mampu menjadi solusi ketajaman lini depan Semen Padang FC dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen putaran kedua nanti," tutup pernyataan resmi klub. [*/hdp]

Baca Juga

Curi Poin di Parepare, Semen Padang FC Lanjutkan Tren Tanpa Kalah di Awal Putaran Kedua
Curi Poin di Parepare, Semen Padang FC Lanjutkan Tren Tanpa Kalah di Awal Putaran Kedua
Rendy Oscario Tebar Ancaman, Semen Padang FC Siap Tambah Derita PSM Makassar di Parepare
Rendy Oscario Tebar Ancaman, Semen Padang FC Siap Tambah Derita PSM Makassar di Parepare
PSM Makassar vs Semen Padang: Dejan Antonic Bidik Poin Penuh di Tengah Krisis Tuan Rumah
PSM Makassar vs Semen Padang: Dejan Antonic Bidik Poin Penuh di Tengah Krisis Tuan Rumah
Wajah Baru Kandang Kabau Sirah, Kementerian PU Mulai Renovasi Total GOR Haji Agus Salim April 2026
Wajah Baru Kandang Kabau Sirah, Kementerian PU Mulai Renovasi Total GOR Haji Agus Salim April 2026
Bursa Transfer BRI Super League: Kasim Botan Resmi Pindah dari PSIM ke Semen Padang FC
Bursa Transfer BRI Super League: Kasim Botan Resmi Pindah dari PSIM ke Semen Padang FC
Drama 6 Gol di Gianyar: Wajah Baru Semen Padang Repotkan Bali United, Ripal Wahyudi Jadi Penyelamat
Drama 6 Gol di Gianyar: Wajah Baru Semen Padang Repotkan Bali United, Ripal Wahyudi Jadi Penyelamat