SMA Pertiwi 1 Padang Siapkan Pusat Panggilan Darurat, Respons Aturan Pembatasan Ponsel

SMA Pertiwi 1 Padang Siapkan Pusat Panggilan Darurat, Respons Aturan Pembatasan Ponsel

Para siswa dan siswi SMA Pertiwi 1 Padang.

Padang, Padangkita.com – SMA Pertiwi 1 Padang akan menyediakan pusat panggilan (call center) darurat sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat tentang Pembatasan Penggunaan Telepon Seluler di lingkungan satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB.

Kebijakan ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih fokus dan kondusif.

Menanggapi edaran tersebut, Kepala Sekolah SMA Pertiwi 1 Padang, Firdaus, menegaskan bahwa pembatasan penggunaan ponsel akan diterapkan secara bertahap.

Lebih lanjut ia menjelaskan, implementasi kebijakan tersebut akan melibatkan dukungan penuh dari orang tua siswa. "Teknis pelaksanaannya akan kami sampaikan kepada orang tua melalui grup parenting atau grup kelas," ungkap Firdaus saat kegiatan kultum Jumat.

Firdaus menjelaskan, aturan ini diberlakukan untuk memastikan siswa dapat berkonsentrasi penuh pada proses belajar-mengajar tanpa terganggu oleh ponsel selama jam pelajaran. "Pada jam pertama, guru akan mengambil absen sekaligus mengumpulkan ponsel siswa untuk diletakkan di kotak khusus," terangnya.

Kotak penyimpanan ponsel tersebut kemudian akan disimpan di ruang wakil kepala sekolah dan baru dapat diambil kembali oleh siswa saat jam pulang sekolah. Sistem ini diharapkan mampu membiasakan siswa untuk memaksimalkan konsentrasi selama proses pembelajaran.

"Sebagai bentuk antisipasi jika terjadi keadaan darurat, sekolah juga menyiapkan layanan khusus berupa pusat panggilan darurat. Saat ini, persiapan layanan tersebut sedang dilakukan," tambah Firdaus.

Inisiatif ini menunjukkan komitmen sekolah untuk tetap memfasilitasi komunikasi penting dalam situasi mendesak, sembari menegakkan aturan pembatasan ponsel.

Wakil Ketua Yayasan Pertiwi, Sri Hayati Maigus Nasir, yang turut hadir dalam kesempatan itu, memberikan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil sekolah. Ia juga berpesan kepada siswa untuk tetap fokus pada pengembangan prestasi akademik maupun nonakademik.

Baca Juga: Wakil Ketua Yayasan Pertiwi Tinjau MPLS TK Pertiwi 1 Padang, Dorong Karakter Disiplin Sejak Dini

"Sukses dalam hidup tidak hanya diukur dari akademik, tetapi juga dari prestasi nonakademik. Jadilah anak yang cerdas, jauhi tawuran, dan mari kita wujudkan Kota Padang yang nyaman untuk pendidikan," imbuhnya, menekankan pentingnya peran siswa dalam menciptakan lingkungan kota yang kondusif. [*/hdp]

Baca Juga

Sapu Bersih Awal Tahun, Satpol PP Padang Tindak 531 Pelanggar Perda dalam Sebulan
Sapu Bersih Awal Tahun, Satpol PP Padang Tindak 531 Pelanggar Perda dalam Sebulan
Fadly Amran: Padang Siap Eksekusi Program Rehabilitasi Bencana Senilai Triliunan Rupiah
Fadly Amran: Padang Siap Eksekusi Program Rehabilitasi Bencana Senilai Triliunan Rupiah
Pikirkan Mata Pencarian Korban Bencana, Menteri PU Dorong Program Padat Karya di Padang
Pikirkan Mata Pencarian Korban Bencana, Menteri PU Dorong Program Padat Karya di Padang
Dari Wushu hingga KIM, Ini Rundown Acara Pasar Malam Imlek Padang 28 Januari - 1 Februari 2026
Dari Wushu hingga KIM, Ini Rundown Acara Pasar Malam Imlek Padang 28 Januari - 1 Februari 2026
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik
Pemko Padang Usulkan Rp3,6 Triliun ke Pusat untuk Pemulihan Infrastruktur Pasca-Bencana
Pemko Padang Usulkan Rp3,6 Triliun ke Pusat untuk Pemulihan Infrastruktur Pasca-Bencana