Simulasi Gempa dan Tsunami SMPN 25 Padang: Siswa Tertib, Shelter Mampu Tampung 2.000 Orang

Simulasi Gempa dan Tsunami SMPN 25 Padang: Siswa Tertib, Shelter Mampu Tampung 2.000 Orang

Para siswa SMPN 25 Padang berkumpul di shelter dalam rangka mengikuti simulasi gempa dan tsunami HKBN 2024. [Foto: IST]

Padang, Padangkita.com - Pagi yang cerah di SMPN 25 Padang berubah mencekam seketika saat sirine tsunami berbunyi.

Para siswa yang sedang asyik belajar di kelas langsung berhamburan keluar, mengikuti protokol evakuasi yang telah dilatihkan.

Tanpa panik, para siswa berlari menuju titik kumpul di lapangan depan kelas. Di sana, mereka bergabung dengan guru dan staf sekolah lainnya, sebelum kemudian bersama-sama menuju shelter di lantai empat gedung sekolah.

"Jangan panik ya, tetap berzikir dan berdoa," ujar Kepala SMPN 25 Padang Lilis Suwarti kepada anak didiknya.

Suasana di shelter begitu tenang dan tertib. Para siswa duduk di lantai, dengan kepala mereka diamankan oleh tas masing-masing. Mereka menunggu dengan sabar hingga peringatan tsunami resmi dicabut.

Simulasi gempa dan tsunami ini merupakan bagian dari kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2024 di Kota Padang.

SMPN 25 dipilih sebagai salah satu sekolah yang melaksanakan simulasi ini karena memiliki shelter yang memadai.Shelter di SMPN 25 terdapat di tiga gedung sekolah.

Shelter di ketiga gedung ini mampu menampung hingga 2000 orang, baik itu siswa, guru, maupun warga sekitar yang ikut berlindung.

"Di gedung A dan B mampu menampung 1.200 orang, sementara di gedung C menampung 800 orang," jelas Lilis Suwarti.

Direktur Eksekutif KOGAMI Kota Padang, Patra Rina Dewi, mengapresiasi kesiapsiagaan dan ketenangan para siswa dan guru SMPN 25 dalam menghadapi simulasi ini.

"Kami melihat antusiasme kepala sekolah untuk menjadikan sekolahnya sebagai sekolah perubahan," jelasnya.

Patra Rina Dewi berharap semangat ini dapat dicontoh oleh sekolah-sekolah lain di Kota Padang.

"KOGAMI berharap Dinas Pendidikan sebagai penanggung jawab satuan pendidikan untuk terus rutin melakukan evakuasi dan mitigasi, tidak hanya sebagai tugas, tetapi juga menjadi kesadaran dalam diri masing-masing," harapnya.

Simulasi gempa dan tsunami di SMPN 25 Padang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Baca Juga: Kata Kepala BNPB soal Penunjukan Sumbar jadi Tuan Rumah HKBN 2024

Dengan kegiatan ini, diharapkan para siswa dan masyarakat dapat memahami pentingnya evakuasi dan mitigasi bencana, serta mampu bertindak dengan tenang dan tertib saat terjadi bencana. [*/hdp]

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

BPBD Padang Beri Pembekalan SPAB di SMPN 25, Siapkan Generasi Muda Tanggap Bencana
BPBD Padang Beri Pembekalan SPAB di SMPN 25, Siapkan Generasi Muda Tanggap Bencana
Kota Padang Berbagi Pengalaman Pengurangan Risiko Bencana di HKBN 2024
Kota Padang Berbagi Pengalaman Pengurangan Risiko Bencana di HKBN 2024
Kata Kepala BNPB soal Penunjukan Sumbar jadi Tuan Rumah HKBN 2024
Kata Kepala BNPB soal Penunjukan Sumbar jadi Tuan Rumah HKBN 2024
HKBN 2024 di Padang: "Siap untuk Selamat", Muhadjir Effendy Minta Kesiapsiagaan Ditingkatkan
HKBN 2024 di Padang: "Siap untuk Selamat", Muhadjir Effendy Minta Kesiapsiagaan Ditingkatkan
HKBN 2024 di Padang: 100 Cemara Laut Ditanam, Sumbar Bersiap Hadapi Bencana
HKBN 2024 di Padang: 100 Cemara Laut Ditanam, Sumbar Bersiap Hadapi Bencana
Menko PMK Dorong Pemerintah Daerah Optimalkan Sosialisasi Mitigasi Bencana
Menko PMK Dorong Pemerintah Daerah Optimalkan Sosialisasi Mitigasi Bencana