Sejumlah Kotak Suara Terbakar, KPU Pessel: Tak Ada PSU

Penulis: Redaksi

Painan, Padangkita.com  – Ketua Komisi Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Epaldi Bahar menegaskan tidak ada pemungutan suara ulang (PSU), terkait menyusul terbakarnya sejumlah kotak surat suara di gudang penyimpanan kantor Camat Koto XI Tarusan.

“Tidak ada pencoblosan ulang, kami bakal melanjutkan rekapitulasi surat suara di kecamatan tersebut,” ujarnya kepada wartawan usai rapat bersama pihak Parpol.

Dalam pertemuan itu, juga hadir Kapolres Pessel AKBP Fery Herlambang dan Dandim Pessel Letkol Kav Edwin Dwiguspana, Ketua Bawaslu Erman Wadison, di Painan.

Menurut Epaldi, pencoblosan ulang dilakukan apabila terjadi beberapa unsur yang melanggar sesuai dengan yang telah diatur dalam UU Pemilu.

Seperti, terjadi bencana alam, melakukan pencoblosan tanpa ada identitas, tidak layaknya Tempat Pemungutan Suara (TPS) dilakukan pencoblosan surat suara sebelum hari pemilihan.

“Jadi, rekapitulasi tetap kita lanjutkan tanpa ada pencoblosan ulang,” ujarnya lagi.

Ia menambahkan, rekapitulasi surat suara akan tetap dilanjutkan besok. KPU, Parpol dan Bawaslu telah memiliki data C1 hasil pemungutan suara di beberapa surat suara yang terbakar.

“Semua pihak dan parpol setuju rekapitulasi tetap dilanjutkan. Tanpa harus mengulang. Karna data C1 nya ada sama kita,” sebutnya.

Saat rekapitulasi dilanjutkan, akan dilanjutkan seperti rekapitulasi biasanya, dilakukan secara paralel, ungkapnya.

“Kami minta, perekapan lanjutan nantinya, semua parpol harus membawa hasil C1 yang telah dimilikinya. Untuk indikasi pelanggaran berkemungkinan tidak akan terjadi, karena kita semua sudah memiliki semua salinan C1,” sebutnya.

Dari 10 kotak surat suara yang hangus terbakar yaitu kotak dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kenagarian Kapuah.

“Surat suara yang terbakar adalah kotak surat suara yang berisi surat suara Pilpres, Pileg Kabupaten, Provinsi dan DPR,” tuturnya. (pn-01)

Terpopuler

Add New Playlist