Padang, Padangkita.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kokoh.
Komitmen ini terlihat nyata saat Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri acara Pembinaan Iman Siswa-Siswi Kristen Tahun 2026 di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Senin (23/2/2026).
Acara bimbingan rohani yang mengangkat tema Takut Akan Tuhan Permulaan Pengetahuan ini berlangsung khidmat dan meriah, dengan partisipasi sekitar 1.500 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan se-Kota Padang.
Kehadiran ribuan siswa ini menjadi representasi semangat kebersamaan dalam memperkuat moral dan karakter di tengah pesatnya tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menekankan bahwa pembinaan keagamaan adalah instrumen krusial untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
Langkah strategis ini dinilai sangat selaras dengan visi besar pemerintah daerah melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara.
"Ini sejalan dengan Progul Padang Juara. Juara tentu bukan hanya tentang ilmu pengetahuan saja, tetapi juga keimanannya. Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kegiatan pembinaan iman ini," ujar Fadly Amran.
Lebih jauh, orang nomor satu di Kota Padang tersebut menjabarkan bahwa pendidikan agama berfungsi sebagai benteng sekaligus kompas moral bagi anak-anak dalam menyongsong masa depan yang kompetitif.
"Kita berharap anak-anak kita tumbuh sebagai pribadi yang beriman, cerdas, dan berintegritas. Tanpa pendidikan agama yang kuat, hal itu sulit terwujud," tambahnya menegaskan pentingnya keseimbangan antara dunia akademik dan spiritual.
Senada dengan visi Wali Kota, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sumatera Barat (PGIW Sumbar), Daniel Marpaung, turut menyampaikan apresiasi dan harapannya.
Ia memandang agenda pembinaan ini sebagai wadah yang sangat efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai religius ke dalam keseharian para peserta didik.
"Melalui pembinaan iman ini, kami berharap para siswa semakin mendalami nilai-nilai ajaran Kristen dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mempererat kebersamaan dan semangat toleransi di tengah keberagaman," ujarnya.
Menariknya, semangat toleransi yang digaungkan dalam acara ini juga tecermin dari kehadiran berbagai tokoh penting lintas latar belakang. Turut hadir memberikan dukungan moril antara lain Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat Fauzi Bahar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang Salmadanis.
Kehadiran para tokoh lintas elemen ini menjadi potret dan simbol kuat akan harmonisasi kehidupan beragama, berbudaya, dan bermasyarakat di ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut. [*/hdp]











