Pariaman, Padangkita.com – Ribuan pengunjung memadati Simpang Tabuik, Kota Pariaman, Sabtu malam (14/2/202). Masyarakat bersantai menikmati kuliner yang dijajakan pedagang dan menyakskan hiburan yang disuguhkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman dalam acara Car Free Night (CFN) Bermalam Minggu.
Car free Night atau malam bebas kendaraan bermotor telah pernah diadakan di ruas jalan depan kantor Balai Kota Pariaman. Namun, kegiatan harus terhenti karena terjadinya bencana hidrometeorologi di akhir tahun 2025.
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi yang hadir pada acara tersebut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah meramaikan kegiatan CFN dan ikut berbelanja di warung-warung UMKM dan Pedagang Kaki Lima yang berjualan di sekitar lokasi acara.
“Saya tidak menyangka malam ini ramainya luar biasa dengan cuaca yang cukup mendukung, dan ini merupakan rahmat dari Allah SWT bahwasanya kita bisa berkumpul bersama, berhibur diri, sekaligus menghidupkan ekonomi masyarakat kecil di Kota Pariaman ini,” ungkap Mulyadi.
Ia menjelaskan, CFN merupakan salah satu upaya dan kontribusi Pemko Pariaman kepada masyarakat, bersama-sama meramaikan Kota Pariaman. Sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat kecil.
"Salah satu cara meningkatkan ekonomi masyarakat kecil, kita bersama-sama membeli dagangan mereka,” ujar Mulyadi.
Ia menegaskan bahwa Pemko Pariaman akan menjadikan CFN sebagai kegiatan rutin. Pemko Pariaman, kata dia, akan memformulasikan kegiatan agar bisa lebih maksimal lagi membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.
Oleh karena itu, lanjut Mulyadi, Pemko akan terus melakukan evaluasi terhadap kegiatan CFN melalui Disperindagkop dan UMKM serta Disparbud Kota Pariaman.
“Sebagai pemimpin daerah, sudah menjadi kewajiban kami memberikan intervensi agar ada geliat ekonomi di tengah-tengah masyarakat,”pungkasnya.
Acara CFN makin semarak dengan penampilan Band Pemko Pariaman dengan bintang tamu Rizzi KDI dan Puspa LIDA. Selain itu juga ada atraksi kesenian dari MTSN 3 Pariaman yang memukau penonton .
Mila, salah seorang pelaku UMKM mengatakan bahwa CFN bisa meningkatkan pendapatan dia dan teman-temannya. Makanya ia berharap CFN bisa terus dilaksanakan. Menurunya, kegiatan FCN juga mendukung program unggulan kepala daerah yakni, satu rumah satu industri rumah tangga.
Baca juga: 50 Pengusaha UMKM Kota Pariaman Ikuti Pelatihan, Yota Balad Pasang Target Ekspor
Miran, pedagang kaki lima (PKL) yang menjual tahu bakso mengaku bahwa omzetnya mengalami peningkatan saat CFN. Ia menilai CFN sangat berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi pedagang kecil yang ada di Kota Pariaman. Oleh karena itu, Miran berharap CFN terus diadakan.
Hadir juga dalam kegiatan CFN, Ketua GOW Kota Pariaman, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Badan, Kepala Kantor, Camat, dan ASN di lingkungan Pemko Pariaman. [*/pkt]











