Parepare, Padangkita.com – Sinyal kebangkitan mulai terpancar dari skuad Semen Padang FC. Menjelang laga tandang krusial melawan PSM Makassar pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026, optimisme tinggi disuarakan oleh penjaga gawang anyar mereka, Rendy Oscario.
Laga yang akan dihelat di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, pada Senin (2/2/2026) malam ini menjadi ujian konsistensi bagi tim berjuluk Kabau Sirah. Rendy memastikan dirinya dan rekan-rekannya dalam kondisi siap tempur untuk mencuri poin penuh di kandang lawan.
Menurut kiper yang didatangkan dari Persebaya Surabaya pada bursa transfer paruh musim ini, hasil imbang melawan Bali United FC pekan lalu menjadi momentum penting. Satu poin yang diraih di Gianyar dianggap sebagai modal psikologis yang kuat untuk menatap laga selanjutnya.
"Kita punya jeda waktu yang cukup usai laga lawan Bali United pekan lalu. Kita di laga itu berhasil curi satu poin. Tentunya itu adalah awal yang bagus di putaran kedua untuk membangun mentalitas tim," ujar Rendy Oscario kepada awak media.
Rendy, yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-23, bertekad memberikan kontribusi lebih besar di putaran kedua ini. Ia ingin memastikan gawang Semen Padang aman dari kebobolan dan membawa tim keluar dari papan bawah.
"Pada laga kedua putaran kedua lawan PSM nanti, kita lebih siap lagi. Kami akan berjuang keras dan semoga bisa mencatat kemenangan untuk dibawa pulang ke Padang," tegasnya penuh keyakinan.
Kiper kelahiran Jakarta ini sebelumnya telah melakoni debut bersama Semen Padang pada laga pekan ke-18. Saat itu, ia dipercaya tampil sejak menit awal menghadapi gempuran Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Rendy bermain selama 58 menit mengawal gawang Kabau Sirah sebelum akhirnya digantikan oleh kiper asing, Arthur Augusto.
Laga debut tersebut berlangsung dramatis. Semen Padang sempat unggul dua gol lebih dulu dan nyaris memenangkan pertandingan, sebelum akhirnya tuan rumah memaksa hasil imbang 3-3. Meski gagal menang, performa tim dinilai mengalami peningkatan signifikan.
Pertemuan di Parepare nanti bisa dibilang sebagai duel dua tim yang sedang terluka namun beda nasib. Semen Padang FC sangat membutuhkan tambahan poin karena masih terbenam di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 11 poin. Posisi ini memaksa mereka harus berjuang mati-matian untuk mentas dari zona merah degradasi.
Di sisi lain, tuan rumah PSM Makassar juga sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Tim berjuluk Juku Eja tersebut saat ini tertahan di peringkat ke-13 dengan 19 poin. Parahnya, PSM sedang dilanda krisis kepercayaan diri usai menelan lima kekalahan beruntun dalam lima laga terakhir mereka.
Baca Juga: PSM Makassar vs Semen Padang: Dejan Antonic Bidik Poin Penuh di Tengah Krisis Tuan Rumah
Situasi tuan rumah yang sedang goyah inilah yang coba dimanfaatkan oleh Rendy Oscario dan kawan-kawan. Dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang sedang menanjak, Kabau Sirah membidik tiga poin sebagai harga mati di Parepare. [*/hdp]











