Pariaman, Padangkita.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Pabukoan Balai Kuraitaji dan kawasan kuliner Desa Kampung Baru, Pariaman Tengah.
Sidak pada hari kelima Ramadaan 1447 H, Senin (23/02/2026), untuk memastikan keamanan konsumsi masyarakat selama Bulan Suci Ramadan.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pariaman untuk memastikan keamanan jajanan pabukoan yang dijual pedagang, bebas dari zat-zat berbahaya seperti formalin dan boraks.
“Pemeriksaan makanan ini dilakukan supaya masyarakat Kota Pariaman terhindar dari zat-zat berbahaya yang bisa mengganggu kesehatan. Karena banyak kami lihat makanan dan minuman yang dijual tidak sesuai dengan yang aslinya seperti minuman warnanya terlalu mencolok, dan makanan yang rasanya terlalu kenyal seperti karet untuk dikonsumsi,” terang Yota Balad.
"Dari beberapa sampel makanan dan minuman yang ditemukan di Pasar Pabukoan Kuraitaji serta kawasan kuliner Desa Kampung Baru Alhamdulillah masih aman untuk dikonsumsi masyarakat," Yota Balad menambahkan.
Tapi, lanjut dia, jika ada hasil dari sampel yang diperiksa oleh BBPOM ditemukan zat berbahaya, maka akan dlakukan pembinaan kepada pedagang agar tidak lagi menggunakan bahan berbahaya tersebut untuk dikonsumsi masyarakat.
Yota Balad mengimbau seluruh pedagang agar menggunakan bahan-bahan alami supaya masyarakat yang belanja terhindar dari bahaya dan aman mengonsumsi makanan yang telah diproduksi oleh masing-masing pedagang.
Sementara itu Kepala BBPOM di Padang Martin Suhendri mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan terpadu untuk memastikan keamanan pangan bagi masyarakat Kota Pariaman yang mengkonsumsi takjil di bulan Ramadan.
Ia mengungkapkan, ada 60 sampel makanan dan minuman dari Pasar Pabukoan Kuraitaji dan kawasan kuliner Desa Kampung Baru yang diuji lab BBPOM, dan hasilnya akan diberikan kepada Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman serta Dinas Kesehatan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat yang mengonsumsi takjil supaya dapat menjadi konsumen yang pintar dan cerdas. Jangan sampai membeli takjil yang dapat membahayakan kesehatan. Untuk pelaku usaha jangan gunakan bahan yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat kita yang berpuasa di Kota Pariaman,” pesan Martin Suhendri.
“Jadilah konsumen yang cerdas jangan percaya kata siapa-siapa, percayalah kata BPOM,” ia menambahkan.
Baca juga: Pemko Pariaman dan BBPOM di Padang Koordinasi dan Kerja Sama Sejumlah Program
Hadir juga dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, Asisten, Kepala OPD, Camat, Tim Labor dari BBPOM di Padang, dan Forkopimda Pariaman. [*/pkt]











