Berita Agam hari ini dan berita Sumbar hari ini: Pemerintah Kota Banda Aceh turut belasungkawa atas musibah kecelakaan bus yang dialami oleh rombongan pejabat OPD Kabupaten Agam,
Kota Banda Aceh, Padangkita.com - Pemerintah Kota Banda Aceh turut belasungkawa atas musibah kecelakaan bus yang dialami oleh rombongan pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Agam, Senin (8/2/2021) siang.
Diketahui, kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Lintas Sumatra, Desa Lumban Pasir, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatra Utara (Sumut), seusai kunjungan kerja ke Banda Aceh, Provinsi Aceh.
Bus yang ditumpangi pejabat OPD Agam tersebut masuk jurang sedalam 10 meter lebih yang mengakibatkan dua pejabat Agam meninggal dunia. Yakni, Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop UKM) Agam Fatimah dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agam, Fauzan Helmi Hutasuhut.
Selain dua pejabat itu, sopir bus bernama David juga dilaporkan meninggal dunia.
“Kami mendengar kabar duka yang sangat mengejutkan. Terakhir sebelum kembali ke Kabupaten Agam, rombongan (OPD Agam) melakukan kunjungan di pendopo wali kota,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Fadhil, Senin (8/2/20210 malam.
Ia mengaku terkejut dengan musibah yang menimpa rombongan pejabat OPD Agam, dan atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh, menyampaikan ucapan duka.
Pasalnya, kata Fadhil, rombongan itu baru saja melakukan Kunjungan Studi Tiru Perdagangan Kopi bersama Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman pada Sabtu (6/2/21) malam.
"Untuk itu, kami atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh mengucapkan belasungkawa atas musibah yang terjadi. Semoga amal ibadah mereka diterima di sisi Allah dan kita yang ditinggalkan tetap tabah,” kata Fadhil.
Saat ini, rombongan OPD yang menumpangi bus tersebut talah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan, Sumut.
Sebagian koban kecelakaan juga telah dibawa ke Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi. Pemkab Agam berharap semua penumpang bus dapat dirujuk ke Agam. [pkt]











