Pekan Nan Tumpah 2025 Capai Puncak, Tema "Salah Paham" Sukses Pukau Ribuan Pengunjung

Pekan Nan Tumpah 2025 Capai Puncak, Tema "Salah Paham" Sukses Pukau Ribuan Pengunjung

Salah satu pertunjukan komunitas seni di Pekan Nan Tumpah 2025.

Padang, Padangkita.com - Setelah berlangsung selama sepekan, festival seni dua tahunan Pekan Nan Tumpah 2025 mencapai puncaknya hari ini.

Helatan ketujuh yang diselenggarakan sejak 2011 ini berhasil menarik antusiasme luar biasa dari masyarakat, ditandai dengan antrean panjang pengunjung yang memadati Fabriek Padang, lokasi utama acara.

Fajry Chaniago, Ketua Pelaksana Pekan Nan Tumpah 2025, menyatakan bahwa pemilihan Fabriek Padang sebagai lokasi menjadi salah satu daya tarik utama.

Menurutnya, penggunaan ruang yang notabene bukan merupakan pusat kesenian konvensional justru memberikan pengalaman baru bagi para pengunjung.

"Antusiasme publik sangat terasa, terutama sehari sebelum penutupan. Terjadi lonjakan jumlah pengunjung yang drastis, menyebabkan antrean mengular dari gerbang masuk hingga ke ruang pameran," ungkap Fajry.

Mengusung tema provokatif, “Seni Murni Seni Terapan Seni Terserah: Jika Kamu Paham Semua Ini, Mungkin Kamu Salah Paham”, festival tahun ini secara sadar menolak pengotak-ngotakan dalam dunia seni.

Fajry menjelaskan bahwa tema ini lahir dari sebuah keresahan atas batas-batas seni yang semakin kabur, orisinalitas yang kerap dipertanyakan, dan eksistensi seni yang tidak lagi dianggap sakral.

"Ini bukan trilogi atau sebuah tesis besar. Tema ini adalah respons terhadap kondisi seni hari ini yang justru menjadi banal atau sengaja dibanalkan," tambahnya.

Rangkaian acara pada hari penutupan dirancang padat untuk memberikan kesan mendalam bagi pengunjung. Agenda dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan pameran reguler, lapak buku, serta diskusi seni yang menghadirkan seniman T. Wijaya dan Anggi Rusydi.

Siang harinya, pada pukul 13.30 WIB, pengunjung diajak untuk lebih terlibat melalui lokakarya kreatif "Membuat Gantungan Kunci dari Shrink Plastic" yang dipandu oleh Monobi Artspace.

Panggung eksibisi pun tak kalah semarak. Dimulai lebih awal pada pukul 14.00 WIB, panggung dibuka oleh penampilan "Indang Rantak Sarompak" dari siswa SMA Negeri 2 Sijunjung.

Acara dilanjutkan dengan beragam pertunjukan musik, tari, rupa, dan teater dari para siswa Kelana Akhir Pekan, serta ditutup dengan atraksi barongsai dari Tim Barongsai HTT Padang.

Sebagai pamungkas, panggung pertunjukan utama akan menyajikan dua penampilan teatrikal. Komunitas Seni Hitam Putih akan mementaskan karya berjudul “Surat Tanpa Alamat”, yang kemudian dilanjutkan oleh pertunjukan penutup dari Jaguank dengan lakon “Narasini”.

Fajry menegaskan bahwa semangat Pekan Nan Tumpah adalah semangat kebersamaan lintas komunitas, bukan hanya milik Komunitas Seni Nan Tumpah semata.

"Bagi kami, Pekan Nan Tumpah adalah sebuah ruang temu. Seperti enam penyelenggaraan sebelumnya, edisi 2025 ini tidak dirancang untuk menawarkan pemahaman, melainkan keterlibatan. Kami mengajak audiens untuk berhenti sejenak dari keinginan untuk paham, dan mulai bertanya dengan lebih jujur," pungkasnya.

Ia menambahkan, pada akhirnya yang tersisa dari seni bukanlah tafsir tunggal, melainkan getaran yang dirasakan bersama.

Baca Juga: Hujan Tak Surutkan Antusiasme di Pekan Nan Tumpah 2025

"Dan terkadang, dari kesalahpahaman yang paling dalam, justru lahir percakapan yang paling penting," pungkasnya. [*/hdp]

Baca Juga

Hujan Tak Surutkan Antusiasme di Pekan Nan Tumpah 2025
Hujan Tak Surutkan Antusiasme di Pekan Nan Tumpah 2025
Antusiasme Membeludak di Pekan Nan Tumpah 2025, Pengunjung Rela Antre Panjang Demi Pameran Seni
Antusiasme Membeludak di Pekan Nan Tumpah 2025, Pengunjung Rela Antre Panjang Demi Pameran Seni
Silo Tigo Bikin Heboh! Pelatihan Melukis PNT 2025 Banjir Peserta di Luar Dugaan
Silo Tigo Bikin Heboh! Pelatihan Melukis PNT 2025 Banjir Peserta di Luar Dugaan
Antusiasme Membeludak, Pekan Nan Tumpah 2025 Masuki Hari Ketiga
Antusiasme Membeludak, Pekan Nan Tumpah 2025 Masuki Hari Ketiga
Pekan Nan Tumpah 2025 Memasuki Hari Kedua, Hadirkan Diskusi dan Pelatihan Menarik
Pekan Nan Tumpah 2025 Memasuki Hari Kedua, Hadirkan Diskusi dan Pelatihan Menarik
Pekan Nan Tumpah 2025 Dibuka, Pertunjukan "Indomiii Rasa Rendang" Sentil Ironi Politik Pangan
Pekan Nan Tumpah 2025 Dibuka, Pertunjukan "Indomiii Rasa Rendang" Sentil Ironi Politik Pangan