Lantik Direktur Baru, Rektor UNAND Tekankan 'Sense of Crisis' Menuju World Class University

Lantik Direktur Baru, Rektor UNAND Tekankan 'Sense of Crisis' Menuju World Class University

Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, memimpin prosesi pengambilan sumpah jabatan para Direktur dan Kepala Kantor baru di lingkungan UNAND.

Padang, Padangkita.com – Universitas Andalas (UNAND) memulai tahun 2026 dengan perombakan strategis di jajaran manajemennya. Rektor UNAND, Efa Yonnedi, secara resmi melantik jajaran Direktur dan Kepala Kantor baru di lingkungan universitas tersebut pada Selasa (6/1/2026).

Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan penanda dimulainya fase krusial implementasi Rencana Strategis (Renstra) UNAND 2025-2029. Dalam sambutannya yang tegas, Rektor Efa Yonnedi mengingatkan para pejabat baru bahwa tantangan eksternal berupa disrupsi teknologi dan persaingan global menuntut respons yang luar biasa.

"Target itu saya jabarkan secara detail karena tantangan eksternal kita cukup berat. Disrupsi teknologi, persaingan global, dan tuntutan masyarakat tidak akan menunggu kita siap. Kita harus berlari," tegas Efa Yonnedi di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Mantan konsultan keuangan ini menekankan agar para direktur tidak terjebak pada rutinitas administratif semata. Ia menuntut adanya kepekaan krisis atau Sense of Crisis dalam setiap pengambilan keputusan.

"Jabatan yang Saudara emban hari ini menuntut Sense of Crisis. Jangan bekerja business as usual. UNAND membutuhkan Direktur yang berani mengambil keputusan, berani berinovasi, dan solutif. Jika ada kendala regulasi, mari kita diskusikan. Jika ada hambatan teknis, mari kita selesaikan," ujarnya memberikan instruksi.

Pada kesempatan tersebut, Rektor memberikan mandat spesifik kepada pos-pos strategis. Kepada Direktur Kemahasiswaan yang baru, Rektor menetapkan indikator kinerja yang sangat terukur terkait masa depan lulusan.

"Target kita jelas: persentase lulusan yang dalam waktu satu tahun setelah kelulusan sudah bekerja, melanjutkan studi, atau berwirausaha harus meningkat. Ini ukuran apakah pendidikan di UNAND benar-benar mengubah hidup mahasiswa menjadi lebih kuat, lebih mandiri, dan lebih bermartabat," papar Rektor.

Sementara itu, menyoroti status UNAND sebagai PTN-BH yang menuntut kemandirian finansial, Rektor memberikan peringatan keras kepada Direktur Keuangan. Ia menegaskan bahwa efisiensi dan akuntabilitas adalah harga mati.

"Tata kelola keuangan kita wajib akuntabel, transparan, dan patuh aturan. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) adalah harga mati. Itu bukan sekadar simbol administratif," tegasnya.

Tak hanya soal pengeluaran, sisi pendapatan atau income generating juga menjadi sorotan tajam. Rektor meminta agar aset-aset universitas dikelola secara produktif oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Bisnis.

"Saudara adalah ujung tombak Income Generating. Jangan biarkan aset UNAND tidur. Optimalkan unit bisnis, bangun kemitraan strategis, dan ciptakan aliran pendapatan baru non-UKT," instruksinya.

Di penghujung arahannya, Efa Yonnedi mengingatkan bahwa segala kecerdasan dan strategi tidak akan berarti tanpa fondasi moral yang kokoh. Ia menitipkan nilai-nilai dasar kepemimpinan kepada para pejabat baru.

"Terakhir, dan yang paling utama. Kecerdasan dan strategi tidak ada artinya tanpa Integritas. Saya titipkan nilai SEJATI (Sabar, Empati, Jujur, Adil, Tanggung Jawab, Ikhlas) ke dalam setiap tanda tangan dan keputusan yang Saudara buat," pesan Rektor dengan nada emosional.

Ia pun menutup pelantikan tersebut dengan harapan agar jabatan ini dimaknai sebagai pengabdian, bukan sekadar kebanggaan.

"Ingatlah sumpah yang baru saja Saudara ucapkan. Itu bukan hanya disaksikan oleh kami yang hadir di sini, tetapi dicatat oleh Allah SWT. Jadikan jabatan ini ladang amal jariyah, bukan sekadar prestise," pungkasnya.

Baca Juga: Rektor Prof Yuliandri Lantik 11 Pejabat Baru Unand, Ini Daftarnya  

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Ketua Majelis Wali Amanat, Ketua Senat Akademik, para Wakil Rektor, Dekan, serta segenap sivitas akademika UNAND. [*/hdp]

Baca Juga

Deklarasi Bukit Karamuntiang di Unand, Mahyeldi Nilai Sejalan dengan Pembangunan Sumbar
Deklarasi Bukit Karamuntiang di Unand, Mahyeldi Nilai Sejalan dengan Pembangunan Sumbar
Kepala BPOM di UNAND: Sinergi Triple Helix Kunci Hadapi 'Silent Pandemic' dan Menuju Kampus Kelas Dunia
Kepala BPOM di UNAND: Sinergi Triple Helix Kunci Hadapi 'Silent Pandemic' dan Menuju Kampus Kelas Dunia
Bidik Reputasi Global 2029, Universitas Andalas Perkuat Diplomasi Pendidikan Lewat Beasiswa KNB
Bidik Reputasi Global 2029, Universitas Andalas Perkuat Diplomasi Pendidikan Lewat Beasiswa KNB
Tangis Haru di Kampung Talang, Fadly Amran Serahkan Kunci Hunian Baru untuk Korban Banjir Bandang
Tangis Haru di Kampung Talang, Fadly Amran Serahkan Kunci Hunian Baru untuk Korban Banjir Bandang
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Doktoral Unand Latih Nakes Timor Leste Perangi Malnutrisi
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Doktoral Unand Latih Nakes Timor Leste Perangi Malnutrisi
Menyorot Banjir Bandang 2025, Kerusakan Hulu dan Perilaku Manusia Jadi Biang Keladi
Menyorot Banjir Bandang 2025, Kerusakan Hulu dan Perilaku Manusia Jadi Biang Keladi