Padang, Padangkita.com – Geliat pembinaan olahraga di Kabupaten Pasaman memasuki babak baru. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pasaman kini memiliki nahkoda dan kepengurusan anyar untuk masa bakti 2025–2029.
Momentum ini menjadi titik tolak kebangkitan prestasi olahraga daerah tersebut, khususnya dalam menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2026.
Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Jumat (6/2/2026).
Prosesi ini disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Parulian, Sekretaris Daerah Yudesri, hingga unsur Forkopimda dan anggota legislatif.
Ketua KONI Pasaman terpilih, SY Ade Herman, dalam pidato perdananya langsung menabuh genderang semangat untuk menghadapi kompetisi mendatang. Ia menegaskan bahwa kepengurusan kali ini tidak memiliki waktu untuk bersantai.
"Porprov 2026 menjadi target penting. Pembinaan atlet harus terarah, berjenjang, dan berkelanjutan agar atlet Pasaman mampu berprestasi dan bermartabat," ujar Ade Herman.
Ia juga menambahkan bahwa semangat Pasaman Bangkit harus diterjemahkan secara nyata di lapangan pertandingan.
"Kita ingin atlet Pasaman mampu berprestasi dan bermartabat, membawa semangat kebangkitan di setiap arena kompetisi," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, memberikan apresiasi tinggi atas soliditas Pemerintah Kabupaten Pasaman. Kehadiran lengkap bupati, wakil bupati, dan pimpinan DPRD dinilai sebagai sinyal positif bagi kemajuan dunia olahraga di ranah Pasaman.
"Kehadiran lengkap para pemangku kepentingan menunjukkan komitmen bersama. Pasaman memiliki potensi atlet luar biasa dan sudah terbukti mampu berprestasi hingga tingkat nasional," kata Hamdanus.
Hamdanus juga menyinggung pentingnya modernisasi dalam tata kelola organisasi olahraga. Ia memaparkan bahwa KONI Sumbar tengah gencar melakukan transformasi digital, mulai dari sistem administrasi hingga basis data atlet yang terintegrasi.
"Kami sudah MoU dengan KONI Pusat terkait satu data atlet nasional. Dengan database atlet, semua kebutuhan data pembinaan hingga Porprov tinggal klik. Termasuk saat ada peluang beasiswa dari Kemenpora RI atau program nasional lainnya," jelasnya.
Ia optimistis, dengan dukungan teknologi dan semangat juang yang diwarisi dari pahlawan nasional asal Pasaman, prestasi atlet daerah ini akan melesat.
"Atlet Pasaman punya jiwa pejuang, seperti Tuanku Imam Bonjol dan Tuanku Rao. Karakter petarung ini harus menjadi modal utama," tegas Hamdanus.
Gayung bersambut, Bupati Pasaman Welly Suhery menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyokong penuh program kerja KONI. Namun, ia mengingatkan agar KONI Pasaman bekerja secara strategis dan realistis.
"Porprov bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga. Persiapan harus matang, realistis, dan fokus pada cabang olahraga unggulan," pesan Welly Suhery.
Ia memastikan bahwa APBD Kabupaten Pasaman akan dialokasikan secara proporsional untuk mendukung kemajuan olahraga. Selain itu, Bupati juga menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat untuk terlibat aktif dalam ekosistem pembinaan olahraga di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Target Juara Umum, KONI Padang Siap Gelontorkan Anggaran untuk Porprov 2026
"Dengan kerja sama yang baik antara KONI Sumbar dan KONI Pasaman, kami yakin olahraga prestasi di Pasaman akan bangkit," pungkas Bupati. [*/hdp]











