Aceh, Padangkita.com – Pasca-bencana yang melanda wilayah Aceh, upaya pemulihan infrastruktur vital terus digencarkan. Tidak hanya pemerintah, sektor swasta turut ambil bagian dalam memulihkan denyut ekonomi masyarakat.
Kali ini, kolaborasi strategis terjalin antara Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Tokopedia, serta Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia.
Melalui inisiatif sosial bertajuk "Langkah Baik di Aceh", kolaborasi ini mewujudkan pembangunan sumur bor dan fasilitas sanitasi Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di lima lokasi strategis. Pembangunan ini difokuskan di area pasar rakyat yang menjadi pusat perputaran ekonomi warga.
Program ini menyasar tiga kabupaten terdampak, yakni Aceh Utara, Pidie, dan Pidie Jaya. Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan air bersih yang berkelanjutan, sehingga aktivitas pedagang dan kenyamanan pengunjung pasar dapat kembali normal.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyambut positif langkah gotong royong ini. Menurutnya, ketersediaan air bersih adalah fondasi dasar agar ekosistem pasar dapat berfungsi kembali.
"Melalui program UMKM Bangkit, Kementerian UMKM mendorong percepatan pemulihan pelaku usaha di wilayah terdampak bencana. Akses air bersih merupakan fondasi penting agar pengusaha UMKM dapat kembali bertransaksi melayani masyarakat. Kami mengapresiasi kolaborasi IOH dan Tokopedia yang secara nyata memperkuat ekosistem UMKM agar dapat bangkit, berdaya saing, dan tumbuh kembali di Aceh," ujar Maman lewat siaran pers, Rabu (18/2/2026).
Adapun lima titik pembangunan fasilitas air bersih tersebut meliputi Pasar Lhoksukon, Pasar Geudong, dan Pasar Keude Bungkah di Kabupaten Aceh Utara. Sementara di Kabupaten Pidie Jaya, bantuan difokuskan di Pasar Kota Meureudu dan Pasar Meurah Dua.
EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, menjelaskan bahwa inisiatif ini melibatkan partisipasi langsung dari masyarakat melalui teknologi digital.
"Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen Indosat untuk senantiasa hadir bagi masyarakat yang terdampak bencana. Melalui skema donasi digital yang terintegrasi di aplikasi Tokopedia, kami mengajak pelanggan berkontribusi langsung memulihkan infrastruktur vital di pasar-pasar rakyat Aceh," jelas Agus.
Mekanisme donasi yang dimaksud cukup sederhana. Setiap pelanggan yang melakukan transaksi pengisian pulsa atau paket data IM3 dan Tri melalui Tokopedia, secara otomatis turut menyumbangkan donasi. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan untuk pembangunan fisik di lapangan.
Senada dengan itu, Head of Public Policy and Government Relations PT Tokopedia-TikTok E-Commerce Indonesia, Hilmi Adrianto, menambahkan bahwa platform digital memiliki peran besar dalam mengakselerasi bantuan sosial.
"Kami melihat adanya peningkatan transaksi donasi online yang signifikan. Kolaborasi ini tidak hanya memperluas dampak sosial melalui pembangunan sumur bor, tetapi juga kami perkuat melalui kampanye promosi produk UMKM terdampak bencana lewat fitur BeliLokal di Tokopedia dan TikTok Shop," tambah Hilmi.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, program ini menggandeng Dompet Dhuafa sebagai mitra penyalur. Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Herdiansah, menilai bantuan ini sangat krusial bagi kesehatan penyintas bencana.
"Program ini merupakan langkah kebaikan yang sangat penting bagi kebermanfaatan masyarakat, terutama para penyintas banjir bandang di Aceh. Kehadiran 5 sumur bor ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan air bersih yang cukup," kata Herdiansah.
Dompet Dhuafa sendiri telah bergerak aktif sejak awal Februari 2026. Berbagai bantuan telah didistribusikan, mulai dari paket perlengkapan keluarga (family kit), perlengkapan ibadah, hingga paket sembako dan perlengkapan kebersihan (hygiene kit) di Aceh Tamiang.
Bahkan pada Sabtu, 7 Februari 2026 lalu, lembaga ini telah membuka dapur umum dan menggelar aksi masak besar dengan memotong hewan ternak untuk 500 penerima manfaat, serta menyalurkan perlengkapan dapur bagi 137 kepala keluarga yang kehilangan harta benda akibat bencana.
Baca Juga: Respons Bencana Sumatera, Indosat Fokus Pulihkan Jaringan dan Pastikan Layanan Dasar Tetap Hidup
Sinergi antara pemerintah, korporasi, dan lembaga kemanusiaan ini diharapkan menjadi model penanganan pascabencana yang efektif, tidak hanya memulihkan fisik bangunan, tetapi juga membangkitkan kembali kemandirian ekonomi masyarakat Aceh. [*/hdp]











