Kawal Mandat Megawati, Alex Indra Lukman Sebar 8 Ambulans ke Titik Terparah Banjir Sumbar

Kawal Mandat Megawati, Alex Indra Lukman Sebar 8 Ambulans ke Titik Terparah Banjir Sumbar

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar, Alex Indra Lukman bersama Ketua DPP Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning membaur dengan relawan mengupas bawang di dapur umum posko bencana.

Padang, Padangkita.com – PDI Perjuangan tidak ingin setengah hati dalam merespons bencana hidrometeorologi yang meluluhlantakkan wilayah Sumatera. Menjalankan instruksi langsung Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Ketua DPP Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning, memimpin pasukan khusus medis mendarat di Sumatera Barat.

Rombongan misi kemanusiaan yang menempuh jalur darat dari Jakarta ini tiba di Kota Padang pada Sabtu pagi. Mereka disambut apel siaga di Rumah Aspirasi Alex Indra Lukman, kawasan Ulak Karang, Padang, Sabtu siang.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman, tak bisa menyembunyikan rasa harunya saat menyambut rekan-rekan seperjuangannya yang jauh-jauh datang membawa bantuan konkret.

"Saya ucapkan selamat bertugas dan mendoakan semoga Allah mudahkan selama menjalankan misi kemanusiaan di Ranah Minang. Kehadiran kawan-kawan adalah energi tambahan bagi kami dan masyarakat Sumbar yang sedang berduka," ungkap Alex Indra Lukman saat melepas tim ke lokasi tugas.

Kekuatan Medis "Impor" dan Armada Lengkap

Misi kali ini tergolong istimewa. Tidak sekadar relawan biasa, tim ini diperkuat oleh tenaga medis diaspora. Dari 16 tenaga medis (10 perawat dan 6 dokter) yang diterjunkan, lima dokter di antaranya adalah mereka yang selama ini berkarier atau menempuh pendidikan di luar negeri, namun pulang demi panggilan kemanusiaan.

Operasional lapangan didukung oleh 8 unit ambulans lengkap yang disebar menyisir delapan kabupaten dan kota terdampak.

Alex merinci strategi penyebaran armada tersebut agar tepat sasaran. "Sebanyak 3 unit ambulans kami geser ke Kabupaten Agam dan Pasaman Barat. Satu unit bergerak ke Nagari Malalo di Tanah Datar serta Solok. Satu unit lagi menyisir Pesisir Selatan, dan satu unit khusus menyeberang ke Siberut, Mentawai," jelasnya.

Sisanya, 2 unit ambulans disiagakan untuk wilayah Kota Padang dan Padang Pariaman. Alex memastikan setiap unit ambulans adalah posko kesehatan berjalan.

"Pada setiap unit, kami tempatkan satu tim tempur lengkap: dokter, perawat, pengemudi, dan asisten. Mereka juga membawa logistik obat-obatan dan vitamin yang sangat krusial saat ini," tambah Alex.

Dalam arahannya, Alex juga mewanti-wanti soal keselamatan tim, mengingat cuaca ekstrem belum mereda.

"Selama bertugas di lokasi bencana, tetaplah waspada terutama saat hujan lebat di hulu. Potensi banjir bandang susulan seperti di Maninjau dan Batu Busuak masih tinggi. Ingat prinsip kita, menangis dan tertawa bersama rakyat, tapi nyawa kalian juga harus dijaga," pesannya.

Misi Panjang hingga Maret 2026

Sementara itu, dr. Ribka Tjiptaning menegaskan bahwa misi ini bukan pencitraan sesaat. Sesuai amanat Megawati, PDI Perjuangan akan "berkantor" di lokasi bencana hingga masa pemulihan tuntas.

"Tugas ini bukan sehari dua hari, tapi sampai kondisi rakyat di lokasi bencana benar-benar pulih. Ibu Mega secara spesifik meminta kami bertahan sampai akhir Februari atau awal Maret 2026, sampai kondisi masyarakat benar-benar kondusif," tegas Ribka dengan suara lantang.

Politisi senior yang dikenal militan ini menekankan bahwa kader banteng harus memiliki mental baja. Ia tidak ingin mendengar keluhan dari relawan di lapangan.

"Negara dan partai harus hadir paling depan saat rakyat susah. Relawan ini sudah saya siapkan mentalnya. Mereka siap berpanas-hujan, bahkan siap tidak mandi satu minggu dan menahan lapar demi melayani warga," ujar Ribka yang didampingi Wakil Sekretaris DPP PDIP, Sri Rahayu.

Totalitas untuk Sumatera

Secara keseluruhan, operasi kemanusiaan PDI Perjuangan untuk bencana Sumatera (Aceh, Sumut, Sumbar) mengerahkan kekuatan masif: 30 unit ambulans, 30 dokter, 60 paramedis, dan 60 personel relawan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna).

Sebagian tim bahkan sudah berjibaku sejak masa tanggap darurat di Aceh pada awal Desember 2025 lalu.

"Pesan saya satu, selama di lapangan, jaga soliditas dan nama baik partai. Tunjukkan bahwa PDI Perjuangan ada di hati rakyat bukan hanya saat pemilu, tapi saat rakyat menangis karena bencana," pungkas Ribka.

Baca Juga: Tembus Daerah Terisolir, Alex Indra Lukman Turunkan Tim Medis dan Logistik ke Pancung Taba

Langkah ini melengkapi rangkaian bantuan sebelumnya, di mana DPP juga telah menugaskan Tri Rismaharini dan Ganjar Pranowo untuk turun langsung meninjau dampak kerusakan di Sumatera Barat. [*/hdp]

Baca Juga

Soroti Ketimpangan Titik GPM, Alex Indra Lukman Desak Negara Hadir untuk Korban Bencana di Sumatera
Soroti Ketimpangan Titik GPM, Alex Indra Lukman Desak Negara Hadir untuk Korban Bencana di Sumatera
Tembus Isolasi 'Nagari di Atas Awan', Tim Medis PDIP Jalan Kaki Distribusikan Bantuan di Pesisir Selatan
Tembus Isolasi 'Nagari di Atas Awan', Tim Medis PDIP Jalan Kaki Distribusikan Bantuan di Pesisir Selatan
Berkaca dari Aceh-Nias, DPR Desak Pemerintah Bentuk Badan Khusus Penanganan Bencana Sumatera
Berkaca dari Aceh-Nias, DPR Desak Pemerintah Bentuk Badan Khusus Penanganan Bencana Sumatera
Apresiasi KKP, Alex Indra Lukman Dorong Pemda Ubah Kayu Hanyut Jadi Solusi Hunian Korban
Apresiasi KKP, Alex Indra Lukman Dorong Pemda Ubah Kayu Hanyut Jadi Solusi Hunian Korban
Tembus Daerah Terisolir, Alex Indra Lukman Turunkan Tim Medis dan Logistik ke Pancung Taba
Tembus Daerah Terisolir, Alex Indra Lukman Turunkan Tim Medis dan Logistik ke Pancung Taba
Alex Indra Lukman Desak Pemda Sumbar Kebut Data Dampak Bencana: Pusat Siap Bantu Penuh
Alex Indra Lukman Desak Pemda Sumbar Kebut Data Dampak Bencana: Pusat Siap Bantu Penuh