Jalan dan Sarana Pendukung di Pantai Carocok Painan Pessel belum Ramah Disabilitas

Jalan dan Sarana Pendukung di Pantai Carocok Painan Pessel belum Ramah Disabilitas

Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Pesisir Selatan (Pessel) melakukan riset aksi tentang uji kelayakan fasilitas jalan dan sarana pendukung pada jalur menuju Pantai Carocok Painan. [Foto: Dok. Diskominfo Pessel]

Painan, Padangkita.comIkatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Pesisir Selatan (Pessel) melakukan riset aksi tentang uji kelayakan fasilitas jalan dan sarana pendukung pada jalur menuju Pantai Carocok Painan.

Riset dilakukan dari jalan gerbang masuk Pantai Carocok Painan hingga jalan menuju Puncak Langkisau, serta Taman Pantai Carocok Painan.

Kegiatan ini merupakan Program Kerja KIAT (Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur), khususnya program hibah Gender Equality adan Social Inclusion in Infrastructure (GESIT).

Lampiran Gambar

Kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk mendukung inklusif sosial infrastruktur di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Sebab, semua infrastruktur semestinya dapat dinikmati atau digunakan oleh semua kalangan atau bersifat inklusif.

Kegiatan aksi pada hari pertama, dihadiri oleh Sekdakab Pessel Mawardi Roska, anggota IWAPI, Sekretaris Bapedalitbang, Diskominfo, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Pengurus Masjid Samudera Ilahi, Wali Nagari Painan Selatan dan beberapa perwakilan dari OPD lainnya.

Dalam kegiatan tersebut Sekda Mawardi menyampaikan terima kasih atas adanya program kerja KIAT melalui GESIT, karena telah mengingatkan bahwa setiap lembaga harus peduli dan memperhatikan kelompok-kelompok yang berkebutuhan khusus.

Lampiran Gambar

Sehingga, kata dia, keberadaan fasilitas umum di Pessel dapat dinikmati oleh semua kelompok masyarakat.

“Dengan adanya komunitas ini akan menambah wawasan kita ke depannya. Apapun program pemerintah ke depan harus ramah dengan semua kelompok, terutama kelompok tertentu (disabilitas). Semoga Pesisir Selatan menjadi kabupaten inklusif sosial,” ungkapnya.

Pelaksanaan riset aksi hari pertama, peserta secara langsung ke lapangan dengan menghadirkan beberapa anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), perempuan dan lansia. Peserta melakukan uji kelayakan fasilitas jalan dan sarana pendukungnya di kawasan Pantai Carocok Painan.

Lampiran Gambar

Di lapangan ditemukan ada beberapa fasilitas jalan yang tidak bisa atau sulit dilewati oleh penyandang disabilitas, khususnya yang menggunakan sepatu roda. Peserta mencoba menelusuri jalur menuju Masjid Terapung Samudera Ilahi, kemudian melewati jalur yang menghubungkan pantai ke pulau.

Ketua IWAPI Pessel Cici Gamiaci mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta aksi riset yang didampingi oleh beberapa OPD terkait. Ia menjelaskan bahwa hasil riset akan menjadi acuhan untuk memperbaiki fasilitas pelayanan publik agar dapat diakses oleh semua masyarakat termasuk kelompok rentan, perempuan dan disabilitas).

“Alhamdulillah kegiatan hari pertama ini berjalan dengan Lancar, terima kasih kepada Peserta telah melakukan aksi riset dengan penuh semangat dan fokus, semoga kegiatan Aksi riset berikutnya berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik pula,” ungkapnya.

Baca juga: Jembatan Wisata Berlantai Kaca di Pantai Carocok Painan Mulai Dibangun

Diketahui, kawasan Pantai Carocok, termasuk di dalamnya Masjid Samudera Ilahi merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Painan, Pesisir Seletana (Pessel). Objek wisata yang menyuguhkan keindahan pantai dan pulau-pulau ini selalu ramai dikunjungi, terutama pada hari-hari libur. [*/pkt]

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
13.604 Ha Lahan Terancam, Kementerian PU Sigap Tangani DI Batang Anai Terdampak Longsor
13.604 Ha Lahan Terancam, Kementerian PU Sigap Tangani DI Batang Anai Terdampak Longsor
Tinjau Lokasi Banjir Pesisir Selatan, Rektor Unand Pastikan Mahasiswa Terdampak Dapat Keringanan UKT
Tinjau Lokasi Banjir Pesisir Selatan, Rektor Unand Pastikan Mahasiswa Terdampak Dapat Keringanan UKT
Kementerian PU Percepat Normalisasi Batang Malalo, Sabo Dam Terbukti Tahan Material Galodo
Kementerian PU Percepat Normalisasi Batang Malalo, Sabo Dam Terbukti Tahan Material Galodo