Idul Adha di Depan Mata, Sumbar Canangkan Gerakan Vaksinasi PMK

Idul Adha di Depan Mata, Sumbar Canangkan Gerakan Vaksinasi PMK

Petugas memeriksa sapi yang terinfeksi wabah PMK di Pasar Ternak Palangki, Sijunjung, Jumat (13/5/2022). [Ist]

Padang, Padangkita.com - Jelang Lebaran Idul Adha, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) mencanangkan gerakan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal tersebut ditandai dengan penyerahan 4.200 dosis vaksin PMK oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Kementrian Pertanian RI, Tri Melasari kepada Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, Jumat (24/6/2022).

Menurut Audy, wabah PMK di Sumbar tergolong tidak parah. Meski demikian, pemerintah tetap memberikan perhatian khusus agar situasi tidak memburuk. Terutama di daerah-daerah yang menjadi kantong peternakan dan sapi perah, seperti Padang Panjang, Agam, Solok, dan Solok Selatan.

"Populasi sapi perah kita tidak terlalu banyak, ada 700 ekor. Insya Allah dengan dosis yang ada sekarang cukup. Jadi pastikan sapi perah, indukan, dan sapi-sapi bantuan dalam dua hari ini tervaksin 100 persen," tegasnya.

Pada kesempatan itu, dia meminta masyarakat tidak khawatir mengonsumsi daging hewan ternak. Hal tersebut karena PMK tidak dapat ditularkan dari hewan ternak kepada manusia.

"Perlu kita edukasi juga, masyarakat harus tahu ini bukan zoonosis. Jadi tetap aman untuk dikonsumsi. Tidak perlu takut, apalagi ini kan mau Idul Adha. Sapi-sapi yang sakit tidak apa-apa dipotong paksa," terang Wagub.

Sementara itu, Tri menuturkan, 4.200 dosis vaksin yang diserahkan ini merupakan bantuan tahap awal. Dia menjelaskan, vaksinasi tahap awal tersebut ditargetkan selesai pada 2 Juli mendatang.

Kemudian bantuan berikutnya akan didistribusikan kembali secara bertahap dan proporsional sesuai kebutuhan di daerah.

"Bantuan diberikan berdasarkan proporsional populasi, target prioritas dan tingginya kejadian," katanya.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Dinas Peternakan Sumbar, Erinaldi melaporkan, sampai Jumat kemarin, terdapat 16 kabupaten/kota di Sumbar yang terdampak PMK. Tercatat 4.470 kasus terjangkit, 670 sembuh, empat ekor mati, dan 27 dipotong paksa.

Sebagai informasi, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 H atau tahun 2022 jatuh pada Sabtu (9/7/2022).

Baca Juga: Dianggap Banyak Kasus PMK, Hewan Ternak Asal Sumbar Dibatasi Masuk Riau

Sementara, pemerintah melalui Kementerian Agama RI biasanya akan melakukan pemantauan hilal terlebih dahulu untuk menentukan waktu Idul Adha dan diumumkan melalui sidang isbat. [fru]

Baca Juga

PT TKA dan Masyarakat Diberi Waktu Sepekan Selesaikan Masalah Kebun Plasma 20 Persen
PT TKA dan Masyarakat Diberi Waktu Sepekan Selesaikan Masalah Kebun Plasma 20 Persen
Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Penggerak Ekonomi Digital Nasional Terbaik di Sumatera
Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Penggerak Ekonomi Digital Nasional Terbaik di Sumatera
Sinergi SIG, Semen Padang, dan Distributor Salurkan 10.000 Sak Semen untuk Pemulihan Sumatera Barat
Sinergi SIG, Semen Padang, dan Distributor Salurkan 10.000 Sak Semen untuk Pemulihan Sumatera Barat
Pemprov Sumbar Siapkan ASN Gen-Z jadi Motor Penggerak Progul Nagari Creative Hub
Pemprov Sumbar Siapkan ASN Gen-Z jadi Motor Penggerak Progul Nagari Creative Hub
Apel Gabungan Awal 2026, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Kinerja ASN Sumbar Harus Berdampak
Apel Gabungan Awal 2026, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Kinerja ASN Sumbar Harus Berdampak
Sekda Sumbar Ajak ASN Perbaiki Niat dan Bangkitkan Semangat Layani Masyarakat
Sekda Sumbar Ajak ASN Perbaiki Niat dan Bangkitkan Semangat Layani Masyarakat