Gempa Bumi Magnitudo 5,8 di Mentawai Berada Dekat Zona Megathrust, Warga Sempat Evakuasi

Penulis: Muhammad Aidil

Berita Mentawai hari ini dan berita Sumbar hari ini: gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan magnitudo 5,8 berada di dekat zona Megatrusht.

Tua Pejat, Padangkita.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan magnitudo 5,8 berada di dekat zona Megatrusht.

“Gempa itu berada di dekat jalur megathrust,” kata Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Padang Panjang, Hamdy Arifin kepada Padangkita.com, Jumat (5/3/2021).

Dari catatan BMKG, gempa bumi terletak pada koordinat 1,77 LS dan 99,12 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 59 kilometer arah Barat Laut, Tua Pejat, dengan kedalaman 36 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, Jumat (5/3/2021).

Dari catatan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di kawasan Painan, Padang, Kota Pariaman dengan skala III-IV MMI atau bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, dan Padang Panjang II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), dan Payakumbuh II MMI,  getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Mu’at mengatakan, pusat gempa terjadi di Desa Teleleu, Kecamatan Siberut Barat Daya.

Baca juga: Simulasi BMKG: Tsunami 8-10 Meter Terjadi pada Rentang Waktu 20-30 Menit Setelah Gempa Besar

“Masyarakat yang tinggal di sana sempat melakukan evakuasi ke perbukitan dengan ketinggian sekitar 100 meter di atas permukaan laut. Sementara tidak ada korban jiwa, luka-luka dan kerusakan konstruksi, memang sempat mati listrik, namun sekarang sudah menyala lagi,” kata Mu’at kepada Padangkita.com via panggilan WhatsApp.

Mu’at mengatakan, hasil pantauan di lapangan pihaknya, kondisi saat ini sudah kondusif. Namun dia meminta masyarakat tetap waspada mengingat lokasi gempa yang langsung mengarah ke Samudra Hindia.

Baca juga: 1 Juta Warga di Sumbar Terancam Gempa Besar dan Tsunami, Mitigasi Bencana Mesti Ditingkatkan

“Sementara ini tidak ada korban jiwa, luka-luka dan kerusakan konstruksi,” ucapnya. [pkt]


Baca berita Mentawai hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler