Cuaca Ekstrem Kepung Kota Padang, BPBD Catat 51 Kejadian Bencana dalam Empat Hari

Cuaca Ekstrem Kepung Kota Padang, BPBD Catat 51 Kejadian Bencana dalam Empat Hari

Tim Reaksi Cepat (TRC) Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kota Padang bergerak cepat melakukan operasi penyelamatan di titik-titik terparah terkena banjir.

Padang, Padangkita.com – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda Kota Padang dalam sepekan terakhir memicu rentetan bencana hidrometeorologi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat puluhan kejadian bencana terjadi secara maraton hanya dalam kurun waktu empat hari.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Padang, tercatat total 51 kejadian bencana terjadi sejak Sabtu, 22 November hingga Selasa, 25 November 2025. Peristiwa ini didominasi oleh pohon tumbang, banjir, hingga tanah longsor yang tersebar di berbagai kecamatan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengungkapkan bahwa personelnya telah bekerja siang malam untuk merespons laporan masyarakat dan melakukan penanganan darurat di lapangan.

"Kami mencatat eskalasi kejadian yang cukup tinggi selama empat hari terakhir. Dari total 51 kejadian, pohon tumbang menjadi kasus terbanyak dengan 28 kejadian, disusul banjir sebanyak 14 titik, dan tanah longsor atau tanah amblas sebanyak 9 kejadian," ujar Hendri Zulviton di Markas BPBD Padang, Rabu (26/11/2025).

Kejadian pohon tumbang menjadi ancaman serius bagi mobilitas warga dan keselamatan infrastruktur. Laporan BPBD menunjukkan pohon tumbang terjadi di jalur-jalur vital, salah satunya di Jalan Raya By Pass KM 17, Tanjung Aur, Balai Gadang, yang sempat menghambat akses lalu lintas pada dini hari.

Tidak hanya menutup jalan, pohon tumbang juga dilaporkan menimpa rumah warga. Di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, tepatnya di Jalan Mawar XIII, sebuah pohon menimpa hunian warga. Kasus serupa juga terjadi di Kecamatan Pauh, di mana gudang warga di Jalan By Pass KM 7 tertimpa pohon.

"Tim Rescue BPBD di bawah komando Kalaksa dan Kabid Kedaruratan dan Logistik terus bergerak melakukan pembersihan material pohon untuk membuka kembali akses jalan dan membantu warga yang terdampak," tambah Hendri.

Selain ancaman pohon tumbang, hujan deras yang mengguyur tanpa henti menyebabkan debit air sungai meluap dan merendam pemukiman. Banjir terparah dilaporkan terjadi di kawasan Parak Jambu, Dadok Tunggul Hitam, pada Selasa, 25 November 2025.

"Di lokasi Parak Jambu, ketinggian air terpantau mencapai kurang lebih 1,5 meter. Tim kami harus melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak di lokasi tersebut," jelas Hendri.

Titik banjir lainnya terpantau di Perumahan Griya Kubutama, Tabing Banda Gadang, dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Air Pacah, Linggar Jati, di mana genangan air setinggi paha orang dewasa atau sekitar 80 sentimeter merendam kawasan tersebut.

Ancaman bencana juga datang dari pergerakan tanah. BPBD mencatat adanya kejadian tanah amblas di kawasan Mata Air, Padang Selatan, yang menyebabkan teras rumah warga berlubang.

Sementara itu, longsor dilaporkan terjadi di Bukit Gado-Gado dan kawasan Lubuk Kilangan. Di Perumahan Pondok Ranah Minang, Koto Lalang, jalan amblas dan longsor memaksa petugas mengambil tindakan preventif.

"Kami sudah memasang garis polisi atau police line di lokasi rawan longsor untuk mencegah kecelakaan. Kami juga meminta warga sekitar lebih waspada terhadap potensi longsor susulan," tegas Hendri.

Menutup keterangannya, Hendri Zulviton mengimbau masyarakat Kota Padang untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana seperti bantaran sungai dan lereng bukit.

Baca Juga: Respons Cepat Tanggap Darurat, Wali Kota Padang Instruksikan Pencairan Dana BTT untuk Korban Banjir

"Kami meminta warga segera melapor jika melihat potensi bencana di lingkungannya. Tim kami siaga 24 jam untuk melayani masyarakat," pungkasnya. [hdp]

Baca Juga

Cuaca Ekstrem Kembali Mengancam, Fadly Amran Instruksikan Siaga Penuh
Cuaca Ekstrem Kembali Mengancam, Fadly Amran Instruksikan Siaga Penuh
Akses Utama Batu Busuk Putus Total, 235 KK Terisolasi Akibat Jalan Amblas Diterjang Banjir
Akses Utama Batu Busuk Putus Total, 235 KK Terisolasi Akibat Jalan Amblas Diterjang Banjir
Gerak Cepat Pemko Padang, Material Huntara Simpang Haru Mulai Masuk
Gerak Cepat Pemko Padang, Material Huntara Simpang Haru Mulai Masuk
Tanggap Darurat Diperpanjang, Pemko Padang Kebut Pembersihan Sekolah dan Relokasi Pengungsi
Tanggap Darurat Diperpanjang, Pemko Padang Kebut Pembersihan Sekolah dan Relokasi Pengungsi
Tinjau Kerusakan di Lubuk Minturun Bersama Dirjen KP, Fadly Amran Siapkan 2,5 Hektare Lahan Relokasi Korban Banjir
Tinjau Kerusakan di Lubuk Minturun Bersama Dirjen KP, Fadly Amran Siapkan 2,5 Hektare Lahan Relokasi Korban Banjir
Sisi Lain Penanganan Banjir Padang: Saat Istri Wali Kota Kembali Jadi Dokter Jantung di Posko Pengungsian
Sisi Lain Penanganan Banjir Padang: Saat Istri Wali Kota Kembali Jadi Dokter Jantung di Posko Pengungsian