Arrazy Hasyim: Cara Berpuasa Kita Harus Naik Kelas

Penulis: Isran Bastian

Padang, Padangkita.com – Penceramah Arrazy Hasyim mengatakan, bulan Ramadan bisa menjadi momentum untuk menaikkan kualitas beragama, terutama dalam menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, ada tiga model orang beragama, yakni mengincar pahala, menunaikan kewajiban, dan wujud rasa syukur.

“Pengen dapet apresiasi atau benefit dan benefitnya sifatnya masih fisik. Ini cara orang beragama (pertama). Maka orang-orang begini perlu disebutkan hadis-hadis mengenai dalil-dalil yang kita sebut pahala, amalkan ini dapat ini,” ujarnya dalam ceramah yang ditayangkan kanal Cafe Rumi Jakarta, dikutip Padangkita.com, Minggu (10/4/2022).

Dia menyebutkan, beragama dengan cara demikian sudah dapat dikatakan ikhlas. “Tapi mau sampai kapan ikhlasnya cuma sampai level itu?” imbuhnya.

Arrazy mengisahkan bagaimana Nabi Muhammad yang Allah sudah jamin masuk surga tetapi tetap giat beribadah kepada Allah. Hal itu membuat sang istri, Aisyah, bertanya-tanya

“Kenapa Nabi masih berpuasa, masih salat, salat tahajud melebih kita lagi. Apa jawaban beliau? apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang mengekspresikan rasa terima kasih kepada Allah,” jelas Arrazy.

Kisah itu, kata Arrazy, menunjukkan bagaimana model beragama Nabi Muhammad tidak lagi sekadar mengincar pahala atau menunaikan kewajiban, melainkan bentuk rasa syukurnya kepada Allah.

“Jadi nabi itu salatnya, puasanya bukan lagi cari pahala. Nabi itu kalau beribadah (bentuk) rasa terima kasih kepada Allah,” jelas Arrazy.

Selanjutnya, kata Arrazy, orang-orang yang beribadah sekadar menunaikan kewajiban, maka ia akan merasa terbebani

“Agak rumit kalau ketemu orang begini. Agama itu beban (baginya). Maka wajah mereka dalam menjalankan agama itu wajah terbebani. Maka kosa katanya wajib, tidak wajib. Boleh tidak boleh,” tuturnya.

Arrazy mengatakan, model beragama terbaik adalah meneladani Nabi Muhammad, yakni beribadah karena wujud rasa syukur.

Baca Juga: Dear Para Ulama, Kemenag Batasi Ceramah Ramadan Maksimal 15 Menit 

“Mari kita beribadah dengan kacamata yang ketiga, kacamata syukur. Beribadah itu karena rasa syukur 11 bulan Allah izinkan bebas makan minum,” ucap dia. [den/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist