Goa Jepang di Mentawai Akan Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Baru

Goa Jepang di Mentawai Akan Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Baru

Pakaian masyarakat suku Mentawai (Foto: Humas)

Lampiran Gambar

Pakaian masyarakat suku Mentawai (Foto: Humas)

Padangkita.com - Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan dan berpotensi mendatangkan wisatawan domestik maupun mencanegara di wilayah tersebut.

Selain keindahan pulau dan ombak pantai yang telah mendunia, salah satu objek wisata yang patut untuk dikembangkan adalah wisata goa bekas peninggalan Jepang di Gunung Sioban.

Desa Sioban sendiri terletak di Kecamatan Sipora Selatan. Dengan menggunakan kapal cepat dari Padang menuju Sioban dapat ditempuh dengan waktu 3 jam perjalanan. Desa Sioban juga merupakan muara dari geliat ekonomi bagi seluruh di Sipora Selatan.

Dikutip dari situs pemkab, Goa Jepang ini sebenarnya sudah lama ditemukan oleh masyarakat sekitar namun diberdayakan dan dikembangkan untuk menjadi destinasi wisata baru bagi wisatawan yang datang ke Mentawai.

Pegiat wisata Mentawai, Muhammad Hendra mengatakan Goa Jepang tersebut bisa menjadi destinasi wisata baru bagi Mentawai jika dikelola dan dipromosikan dengan baik.

"Kami dari GenPi (Generasi Pesona Indonesia) Mentawai mengajak masyarakat untuk ikut dalam mempromosikan goa jepang tersebut," katanya seperti dikutip dari situs pemkab Mentawai.

Hendra menjelaskan akses menuju lokasi goa jPepang tersebut sangat jauh dan medannya cukup sulit. Jalan yang ditempuh masih dipenuhi semak belukar.

"Akses jalan masih susah dan masih banyak semak belukar," lanjutnya.

Menurutnya di kawasan tersebut terdapat beberapa bagian Goa, yakni Goa besar dan kecil.

Ia berharap, ke depannya Goa Jepang tersebut dapat dikemas lebih baik dan menjadi salah satu destinasi wisata andalan yang ada di Mentawai, seperti dilansir, Sabtu (16/09/2017).

Baca Juga

Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Resmi Masuk KEN, Diselenggarakan 16 hingga 28 Juni
Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Resmi Masuk KEN, Diselenggarakan 16 hingga 28 Juni
Ini Sejumlah Fasilitas Pariwisata Kota Pariaman yang Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi
Ini Sejumlah Fasilitas Pariwisata Kota Pariaman yang Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi
Festival 5 Danau Dukung 20 Juta Kunjungan Wisata Sumbar, Didorong jadi Event Internasional
Festival 5 Danau Dukung 20 Juta Kunjungan Wisata Sumbar, Didorong jadi Event Internasional
Andre Rosiade akan Perjuangkan Keluhan Warga soal Pengelolaan Wisata Candi Borobudur
Andre Rosiade akan Perjuangkan Keluhan Warga soal Pengelolaan Wisata Candi Borobudur
Siap Pukau Wisatawan, Ini Rundown Event Pesona Budaya Tabuik Pariaman 2025 hingga 6 Juli
Siap Pukau Wisatawan, Ini Rundown Event Pesona Budaya Tabuik Pariaman 2025 hingga 6 Juli