Berita Kota Padang terbaru dan berita Sumatra Barat terbaru: Din Syamsuddin hadiri deklarasi KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) Sumbar secara virtual
Padang, Padangkita.com - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Sumatra Barat (Sumbar) resmi dideklarasikan di Kota Padang pada hari ini, Kamis (27/8/2020). Koordinator acara deklarasi, Solsafat, mengatakan KAMI Sumbar dibentuk sebagai gerakan moral dan intelektual.
Pihaknya akan mengedepankan dialog, kajian, atau seminar yang membahas tentang isu sosial, hukum, budaya, dan sebagainya yang berkembang di tanah air. Selain itu, KAMI Sumbar akan berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengadakan pelatihan.
"Kita juga mendorong pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif untuk benar-benar peduli kepada masyarakat," jelasnya kepada wartawan usai acara deklarasi di Padang.
Setidaknya, ada 60 orang yang tercatat sebagai deklarator koalisi aksi di Sumbar.
"Mereka terdiri dari tokoh adat, agama, akademisi, praktisi, mahasiswa, dan emak-emak," terang Solsafat. Berdasarkan pantauan Padangkita.com, ada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar Gusrizal Gazahar yang turut hadir.
Baca juga: Tetap Berkarya di Tengah Pandemi Covid-19, Gubernur Sumbar Apresiasi Seniman
Ke depan, KAMI juga direncanakan akan dibentuk di berbagai daerah di Sumbar. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan KAMI yang ada di Jakarta.
Deklarasi KAMI Sumbar ini juga dihadiri oleh Din Syamsuddin secara virtual. Memang, koalisi ini awalnya merupakan besutannya bersama Gatot Nurmantyo, Ahmad Yani, dan tokoh nasional lainnya. KAMI besutan Din dideklarasikan sehari setelah peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di Jakarta.
Ada 8 tuntutan yang disampaikan, di antaranya mendesak penyelengara negara untuk mengelola negara sesuai semangat Pembukaan UUD 1945, menuntut pemerintah bersungguh-sungguh menanggulangi pandemi Covid-19, dan menuntut pemerintah bertanggung jawab mengatasi resesi ekonomi.
Secara virtual, Din menyampaikan apresiasi kepada deklarator KAMI Sumbar atas deklarasi yang telah dilakukan. "Selamat atas pembentukan KAMI Sumbar. Kita satu ide untuk perubahan. Banyak sekali yang harus kita sikapi. Mungkin secara serentak. Tunggu saja komando dari Jakarta," ujarnya. [fru/pkt]