Panda Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun ke-38, Setara 110-140 Tahun Umur Manusia

Panda tertua di dunia

Panda raksasa Xinxing menikmati kue ulang tahun spesialnya di Kebun Binatang Chongqing di Kota Chongqing, China pada 16 Agustus 2020. "Nenek panda" yang menjadi bintang di kebun binatang itu pada Minggu (16/8) berulang tahun ke-38, setara usia 110-150 tahun pada manusia. [Foto: Ist]

Beijing, Padangkita.com - Seekor panda tertua di dunia yang ada di kebun binatang Chongqing, barat daya China, merayakan ulang tahunnya yang ke-38 pada Minggu (16/8/2020) kemarin.

Dikutip dari VOA Indonesia, Senin (17/8/2020), usia panda ini diketahui bisa sebanding dengan umur manusia sekitar 110-140 tahun.

Banyak warga lokal dan penggemar dari panda itu yang datang ke kebun binatang untuk bersama-sama membuat kue besar yang berisi buah-buahan dan rebung.

Para pengunjung itu pun menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk panda raksasa yang bernama Xinxing itu.

Seorang warga lokal menyampaikan, "Ia luar biasa. Selamat ulang tahun Xinxing! Sehat selalu dan panjang umur."

Xinxing juga masih dalam kedaaan sehat, meskipun sudah berusia 38 tahun. Panda tersebut pun memiliki berat badan yang sangat terjaga yaitu antara 95-100 kilogram.

Cara Kebun Binatang Chongqing menjaga kesehatannya, adalah dengan secara khusus membuat resep agar Xinxing bisa makan lebih banyak dalam satu hari, tetapi dengan proporsi yang lebih sedikit setiap kali makan.

Baca juga: Iran Kecam Hubungan Diplomatik UEA-Israel, Turki Siap Tarik Dubes dari Abu Dhabi

"Ada 3-4 staf yang merawatnya, dan staf lain membantu kapan pun dibutuhkan. Kami biasanya memotong-motong daun bambu sebelum memberikan kepadanya," Direktur teknis rumah panda di Kebun Binatang Chongqing, Yin Yanqiang

"Kami ingin menjaga berat tubuh Xinxing pada ukuran yang tepat untuk mencegahnya menderita penyakit-penyakit seperti obesitas, darah tinggi, kolesterol tinggi dan gula darah tinggi," tambahnya.

Telah Memiliki 153 Keturunan

Pada musim panas, Chongqing dijuluki sebagai sebagai kota "sangat panas".

Kendati demikian, untuk melindungi kesehatan Xinxing, maka staf kebun binatang hanya memperbolehkannya berada di luar ruangan pada pagi atau sore hari saja.

Diketahui ada kurang dari 30 panda yang dirawat di penangkaran itu yang berusia di atas 30 tahun.

Sementara Xinxing sendiri, telah melahirkan 10 bayi panda.

Fakta menariknya, hingga akhir 2019 lalu, Xinxing telah memiliki 153 keturunan yang hidup di lebih dari 20 negara dan kawasan, termasuk di Kanada, Amerika, Jepang, Taiwan, Hong Kong dan Shanghai. [*/try]


Berita ini sebelumnya dimuat Suara.com jaringan Padangkita.com dengan judul: Rayakan Ulang Tahun Ke-38, Panda Tertua di Dunia Ini Telah Miliki 153 Keturunan


Baca berita terbaru hanya di Padangkita.com

Baca Juga

Georgia Tawarkan Kemudahan Bisnis, DPD RI Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Georgia Tawarkan Kemudahan Bisnis, DPD RI Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Kemitraan Strategis Indonesia - Prancis untuk Stabilitas Indo-Pasifik
Kemitraan Strategis Indonesia - Prancis untuk Stabilitas Indo-Pasifik
Dorong Mahasiswa UNP Berwirausaha, Fadly Amran Ungkap Tantangan Kewirausahaan Nasional
Dorong Mahasiswa UNP Berwirausaha, Fadly Amran Ungkap Tantangan Kewirausahaan Nasional
Chili Jadi Teman Strategis Indonesia, Gilang Dhielafararez: Bawa Dampak Baik untuk Dunia
Chili Jadi Teman Strategis Indonesia, Gilang Dhielafararez: Bawa Dampak Baik untuk Dunia
DPR Siap Gelar IAPF, Puan Yakin Forum Parlemen Jadi Nilai Tambah Hubungan RI-Afrika
DPR Siap Gelar IAPF, Puan Yakin Forum Parlemen Jadi Nilai Tambah Hubungan RI-Afrika
Forum Parlemen Indonesia - Afrika, Songsong Pembangunan Berkelanjutan
Forum Parlemen Indonesia - Afrika, Songsong Pembangunan Berkelanjutan