Sebelum Tinggalkan Padang, Begini Pesan Imam Masjidil Haram untuk Umat Islam

Sebelum Tinggalkan Padang, Begini Pesan Imam Masjidil Haram untuk Umat Islam

Imam Masjidil Haram Syekh Hassan Bukhari (Foto; humas pemko padang)

Lampiran Gambar

Imam Masjidil Haram Syekh Hassan Bukhari (Foto; humas pemko padang)

Padangkita.com – Sebelum meninggalkan Kota Padang setelah mengikuti pertemuan dai dan ulama tiga benua, Imam Masjidil Haram Syekh Hassan Bukhari berpesan kepada umat islam di seluruh dunia.

Pesannya adalah, agar umat islam menjaga dan merawat persaudaraan. Sebab, dalam islam, persaudaraan tidak pernah terputus dari dulu hingga sekarang.

“Allah SWT telah berfirman bahwa orang beriman sama-sama bersaudara,” katanya saat tabligh akbar di depan ribuan jemaah di Masjid Raya Sumatera Barat, Jumat (21/7/2017) lalu.

Ia mengatakan saling menghargai saudara sangat penting. Yakni menghargai dengan kasih sayang, tidak berburuk sangka dan berpikiran positif dengan sesama saudara.

“Berburuk sangka itu haram hukumnya. Dengan menghormati saudara, akan menutup pintu untuk menghina saudara kita,” jelasnya.

Sebagai sesama muslim, Syekh Hassan Bukhari menyebutkan ada enam hal yang mesti dijaga dan dilakukan.

Keenam hal itu yakni ketika bertemu saudara diwajibkan mengucap salam. Kedua, jika ada saudara yang sakit agar dijenguk. Ketiga, saat ada yang meninggal dunia, wajib untuk memandikan dan mengantar jenazah. Keempat, ketika saudara memanggil, wajib untuk didatangi. Kelima, saat ada yang bersin, wajib untuk dijawab.

“Dan terakhir, ketika ada yang minta nasehat, wajib diberi nasehat,” ujarnya.

Imam Masjidil Haram Syekh Hassan Bukhari menegaskan bahwa berselisih merupakan pekerjaan setan. Dengan berselisih akan melemahkan kekuatan umat.

“Bahasa tak akan menyatukan kita, warga negara tidak akan dapat menyatukan, negeri juga tak mampu menyatukan umat, tetapi yang menyatukan kita semua adalah agama Allah,” katanya.

Ia mengajak umat muslim untuk mengikuti majelis ilmu guna menambah pengetahuan dan meningkatkan keimanan.

Menurutnya, sangat penting menyeimbangkan antara ilmu dan iman. Ketika seseorang mengikuti majelis ilmu, maka Allah akan memberikan ketenangan dalam hatinya, mendapatkan rahmat-Nya.

Tag:

Baca Juga

Detik-detik Menegangkan Satpol PP Padang Selamatkan Bocah Hanyut saat Tradisi Balimau
Detik-detik Menegangkan Satpol PP Padang Selamatkan Bocah Hanyut saat Tradisi Balimau
Warisan Budaya Limau Barongge: Simbol Penyucian Diri Sungai Pisang yang Kini Berstatus Nasional
Warisan Budaya Limau Barongge: Simbol Penyucian Diri Sungai Pisang yang Kini Berstatus Nasional
Pasa Pabukoan RTH Imam Bonjol Kembali Digelar, Destinasi Wisata Kuliner Ramadan Andalan Kota Padang
Pasa Pabukoan RTH Imam Bonjol Kembali Digelar, Destinasi Wisata Kuliner Ramadan Andalan Kota Padang
Padang Siaga Ramadan 1447 H: 600 Personel Disebar, Tradisi Balimau di Sungai Dilarang Demi Keselamatan
Padang Siaga Ramadan 1447 H: 600 Personel Disebar, Tradisi Balimau di Sungai Dilarang Demi Keselamatan
Menteri PPPA Kunjungan Kerja 3 Hari di Sumbar, Kedatangannya Disambut Gubernur Mahyeldi
Menteri PPPA Kunjungan Kerja 3 Hari di Sumbar, Kedatangannya Disambut Gubernur Mahyeldi
Pengurus LPTQ Sumbar 2025–2029 Dilantik, Vasko Ruseimy Diamanahi Ketua Umum
Pengurus LPTQ Sumbar 2025–2029 Dilantik, Vasko Ruseimy Diamanahi Ketua Umum