Terseret Arus Sungai di Pasbar, Buyung Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Pasaman Barat, Pemancing Ditemukan Tewas di Pasbar, Terseret Arus Sungai di Pasbar, Buyung Ditemukan Meninggal Dunia, Padangkita.com

Petugas mengevakuasi jenazah Buyung, seorang pemancing yang dinyatakan hilang sejak Kamis (30/4/2020) lalu (Foto: Ist)

Simpang Empat, Padangkita.com - Martias alias Buyuang, 46 tahun, warga Kampung Lambah, Jorong Lembah Binuang, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat (Pasbar) yang hanyut terseret arus sungai, Kamis (30/4/2020), ditemukan dalam keadaan meninggal, Minggu (3/5/2020).

Buyuang ditemukan sekitar dua kilometer ke arah hilir Batang Saman dari jembatan Rimbo Canduang atau sekitar 3 kilometer ke Kampung Bukik, Batang Saman, siang tadi pukul 12.10 WIB.

"Saat ini petugas kita sedang proses evakuasi dengan perahu menuju Kampung Bukik dan akan dilanjutkan dengan ambulans ke rumah duka," Kata Koordinator Basarnas Pos Pasaman, Zulfahmi kepada Padangkita.com.

Sebelumnya, Buyuang yang pemancing ikan bersama rekannya dilaporkan hanyut terseret arus Batang Tanga di Nagari Lingkuang Aua, Rimbo Canduang, Kamis (30/4/2020). Sementara rekannya selamat dalam peristiwa itu.

"Tim kita di lapangan sempat terkendala oleh cuaca yang mendung dan sungai juga keruh serta deras. Namun, Alhamdulillah, hari ini korban berhasil kita temukan," ujarnya.

Baca juga: Terseret Arus Sungai Batang Tanga, Buyuang Masih dalam Pencarian

Zulfahmi mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan sudah mulai melakukan pencarian sejak Kamis (30/4/2020) malam setelah sore harinya korban dilaporkan hanyut.

Laporan awal menyebutkan, Buyuang bersama rekannya bernama Yaya, 44 tahun, pergi memancing ikan ke Batang Tanga. Ketika mau pulang Buyuang dan rekannya terpeleset saat menyusuri Batang Tanga.

"Temannya, Yaya berhasil selamat. Sedangkan korban yang sempat bergantung pada sebuah akar kayu lantas terputus dan air sungai pun menghanyutkan korban," terangnya.

Zulfahmi mengimbau masyarakat yang akan beraktifitas di luar rumah tetap memperhatikan kondisi cuaca, apalagi yang akan mendekati sungai. Karena bisa saja di hilir cuaca bagus, tetapi di hulu sudah hujan lebat dan air membesar.

"Mari tetap waspada beraktifitas di luar rumah. Karena cuaca belakangan ini tidak bersahabat.” [rom]


Baca berita Pasaman Barat terbaru hanya di Padangkita.com

Baca Juga

2.000 Hektare Lahan Eks Proyek Air Runding belum Jelas Status Hukum dan Penguasaannya
2.000 Hektare Lahan Eks Proyek Air Runding belum Jelas Status Hukum dan Penguasaannya
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat