Virus Corona Bisa Menular Lewat Kentut

Info kesehatan terbaru: Virus corona menular lewat kentut

Ilustrasi. [Foto: ist]

Info kesehatan terbaru: Ahli menyebutkan bahwa virus corona atau Covid-19 dapat ditularkan melalui kentut. Bahkan 55% pasien Covid-19 memiliki virus itu di fesesnya.

Padangkita.com - Merebaknya virus corona atau Covid-19 saat ini membuat sejumlah ahli terus melakukan penelitian terkait virus ini. Mulai dari gejala, cara penularan, hingga mencoba menemukan vaksinnya.

Bicara soal cara penularan, publik banyak mengetahui bahwa virus ini bisa menular lewat droplets atau percikan air liur pasien yang positif.

Penularan virus corona dapat terjadi saat percikan air liur seseorang menempel di tangan orang lain.

Baca juga: Cara Mengembalikan Warna Alami Bibir

Saat tangan yang mengandung virus itu menyentuh area wajah, virus bisa terhirup ke hidung dan masuk ke saluran pernapasan sehingga memicu penyakit Covid-19.

Namun, baru-baru ini dokter menemukan cara penularan baru virus yang telah mematikan ribuan warga di dunia itu, yakni melalui kentut.

Diberitakan Viva, peneliti sudah membuktikan bahwa virus corona jenis SARS-CoV-2 itu bisa muncul di feses atau kotoran manusia.

Karenanya, dokter kemudian mengimbau agar masyarakat mewaspadai penularan virus itu melalui partikel kecil di feses.

Hal ini mengacu pada penemuan dokter asal Australia, Andy Tagg, yang menyebut kentut dapat menjadi cara penularan virus corona.

Berdasarkan penelitian yang dilakukannya, 55 persen pasien COVID-19 terdapat virus di fesesnya.

Ia bahkan menyebut, tes terbaru menunjukkan bahwa proses kentut dapat menyebarkan serbuk kotoran dalam jarak panjang.

Pusat kontrol dan pencegahan penyakit di China juga mengumumkan bahwa pemakaian celana bisa menjadi batasan yang efektif dalam mencegah virus corona yang mungkin tersebar saat kentut.

Ketika seseorang tak memakai celana saat produksi gas dalam jumlah besar terjadi dan ada seseorang berdiri di dekatnya, dikhawatirkan dapat terjadi penularan virus.

"Mungkin saja virus SARS-CoV-2 dapat menular melalui besarnya tekanan gas. Kita butuh bukti lebih banyak. Tapi, ingat untuk selalu memakai celana," ujar dokter Tagg. [*/Jly]


Baca info Kesehatan terbaru hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Poliklinik Eksekutif- Layanan Kemoterapi Modern RSAM Diresmikan, Berobat Tak Perlu ke Luar Negeri
Poliklinik Eksekutif- Layanan Kemoterapi Modern RSAM Diresmikan, Berobat Tak Perlu ke Luar Negeri
RSUP M. Djamil Ditugaskan Jadi Pengampu 514 Daerah untuk Kembangkan Layanan Laparoskopi
RSUP M. Djamil Ditugaskan Jadi Pengampu 514 Daerah untuk Kembangkan Layanan Laparoskopi
FKUI–RSCM Perkuat Layanan Bedah Saraf di RSUD M. Natsir Solok, Ini Harapan Mahyeldi
FKUI–RSCM Perkuat Layanan Bedah Saraf di RSUD M. Natsir Solok, Ini Harapan Mahyeldi
Mahyeldi Buka Senam Sehat World Diabetes Day 2025, Ajak Warga Ubah Pola Hidup
Mahyeldi Buka Senam Sehat World Diabetes Day 2025, Ajak Warga Ubah Pola Hidup
RSUP M Djamil Padang Kini Resmi Punya Unit Transplantasi Ginjal, Jadi Rujukan 4 Provinsi
RSUP M Djamil Padang Kini Resmi Punya Unit Transplantasi Ginjal, Jadi Rujukan 4 Provinsi
5 Manfaat Pembasmi Serangga untuk Rumah Lebih Sehat
5 Manfaat Pembasmi Serangga untuk Rumah Lebih Sehat