Pulang dari Bogor, 33 Santri di Pasbar Isolasi Mandiri

Berita Pasaman Barat, ODP Pasaman Barat, 33 Santri jadi ODP di Pasaman Barat Diminta Isolasi Mandiri, Baca Padangkita.com

Bupati Pasbar Yulianto mengunjungi santri yang masuk kategori ODP di Sungai Aur (Foto: Ist)

Sebanyak 33 santri di Pasaman Barat lakukan isolasi mandiri setelah pulang dari pesantren tempat mereka belajar di Bogor, Jawa Barat

Simpang Empat, Padangkita.com - Sebanyak 33 orang santri warga Kejorongan Simpang Gadang, Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Pasaman Barat yang baru pulang dari salah satu pesantren di Bogor, Jawa Barat lakukan isolasi mandiri.

Para santri ini merupakan palajar di salah satu pesantren di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat melakukan isolasi mandiri di Jorong Sontang, Kecamatan Sungai Aur oleh tim Satgas Percepatan Penanganan Pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Bupati Pasaman Barat Yulianto mengatakan langkah ini harus dilakukan sebagai salah satu langkah untuk menangani virus Corona. Apalagi tempat mereka menuntut ilmu juga menjadi daerah yang terjangkit virus corona (COVID-19).

"Isolasi ini tidak kita kehendaki terjadi. Namun, karena COVID-19 ini sudah menjadi pandemi global saat ini maka kita wajib untuk mengikuti langkah dan upaya pencegahan ini," kata Bupati, Rabu (1/4) sore.

Bupati juga menyatakan turut prihatin dengan kondisi saat ini. Menurutnya, anak-anak harusnya bisa berkumpul bersama keluarga namun saat ini harus diisolasi untuk sementara waktu.

Baca juga: Imbas Corona, PN Pasbar Sidang Pidana Via Telekonferensi

"Jujur saya sedih dengan kondisi ini, tapi inilah salah satu cara kita dalam memerangi virus Corona ini," ungkap Yulianto dengan nada iba.

Namun ia juga mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh pelajar tersebut. Karena mereka mengikuti apa yang telah dianjurkan oleh Pemerintah dalam upaya memerangi virus corona.

Sementara itu, Dandim 0305 Pasaman Letkol Inf. Ahmad Aziz mengapresiasi langkah yang dilakukan para santri tersebut.

"Saya nilai ini suatu pemandangan yang langka, mereka dengan kesadaran sendiri melakukan karantina mandiri. Ini patut dicontoh oleh masyarakat luas yang juga baru pulang dari daerah terjangkit lainnya," katanya.

Karena menurut Aziz, saat ini virus corona bukanlah suatu aib, namun cobaan bagi Indonesia bahkan dunia.

Terpisah, Kepala Jorong Simpang Gadang Ikhwandi Endi kepada Padangkita.com menyampaikan terima kasih kepada pemda dan rombongan yang telah bersedia datang melihat kondisi anak-anak dari warganya tersebut.

Ia juga berharap pemda dapat terus membantu dalam hal logistik ini, karena menurutnya keluarga dari santri ini rata-rata berasal dari keluarga kurang mampu.

"Mudah-mudahan nantinya mereka semua ini sehat dan tidak ada yang sakit apalagi suspec corona agar mereka nanti bisa berkumpul secepatnya bersama keluarga masing-masing," pungkasnya. [rom]


Baca berita Pasaman Barat dan Corona Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com

Baca Juga

Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Lindungi Nelayan Kecil dari 'Illegal Fishing', Vasko Ruseimy Didukung Penuh HSNI Pasaman Barat
Lindungi Nelayan Kecil dari 'Illegal Fishing', Vasko Ruseimy Didukung Penuh HSNI Pasaman Barat