Sekolah di Pesisir Selatan Dilarang Belajar di Luar Kelas dan Berwisata

Berita Pesisir Selatan terbaru: Siswa Usia 17 Tahun di Pessel Urus KTP Cukup di Sekolah

Hendrajoni menyerahkan KTP secara simbolis kepada empat siswa SMAN 2 Lengayang yang telah berusia 17 tahun. (Foto: Ist)

Painan, Padangkita.com - Kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) masih akan berlangsung seperti biasa. Pembatasan diberlakukan hanya untuk kegiatan di luar kelas.

"Meniadakan kegiatan belajar di luar kelas. Tidak boleh ada kegiatan jalan-jalan atau wisata dengan alasan apapun," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel, Suhendri sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Padangkita.com, Minggu (15/3/2020).

Dalam imbauan tertulis yang dikirim juga ke Korwildikcam, Pengawas TK, SD, dan SMP, serta Kepala TK, SD, SMP se-Pessel itu, Dinas Pendidikan Pessel juga meminta agar menyosialisasikan gejala dan langkah-langkah antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19, di Satuan Pendidikan masing-masing.

Para penyelenggara pendidikan diminta pro-aktif memantau kesehatan siswa. "Jika ada siswa gejala demam dan sejenisnya, supaya dianjurkan memeriksa kesehatannya ke dokter dan anjurkan istirahat di rumah," imbau Suhendri.

Semua sekolah diminta menyiapkan sarana pendukung untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di sekolah, seperti sarana cuci tangan, dan sabun.

Langkah Antisipasi Pemkab

Kepala Bagian Humas dan Protokoler, Rinaldi menyebutkan, Pemkab Pessel telah melakukan sejumlah langkah antisipatif terhadap pandemi Covid-19.

"Dinas Kesehatan telah membentuk tim penanggulangan bencana, wabah dan KLB (Kejadian Luar Biasa), dan telah menyampaikan edaran kepada seluruh Pustu, Puskesri, Puskesmas, RSUD Tapan, RSUD dr.M Zein dan RSUD BKM tentang kewaspadaan dini virus Corona," ungkpanya.

Selaian itu juga sudah ada Surat Edaran Bupati Nomor 800.146/DINKES-PS/I/2020 tentang Kesiapsiagaan Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Penyakit Pneumonia Berat Novel Corona Virus (nCov) di Kabupaten Pessel.

"Bupati telah menginstruksikan kepada Puskesmas untuk aktif memberi penyuluhan tentang pencegahan virus ini, dan ingatkan kepada masyarakat agar berperilaku hidup bersih dan sehat, jangan cepat panik," kata Rinaldi.

Bila ada warga yang merasa sakit, cepat pergi ke sarana kesehatan terdekat untuk memeriksakan kesehatannya. Pakailah masker terutama untuk yang sakit, bila batuk tutup mulut bisa pakai saputangan atau tangan.

"Sementara, untuk penyemprotan dengan desinfektan sampai saat ini, kita masih menunggu instruksi dari Dinas Kesehatan Sumatra Barat," ujar Rinaldi. [ryo]


Baca berita Pesisir Selatan terbaru hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Tinjau Lokasi Banjir Pesisir Selatan, Rektor Unand Pastikan Mahasiswa Terdampak Dapat Keringanan UKT
Tinjau Lokasi Banjir Pesisir Selatan, Rektor Unand Pastikan Mahasiswa Terdampak Dapat Keringanan UKT
Bank Nagari Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pesisir Selatan
Bank Nagari Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pesisir Selatan