Angka Kematian Ibu Melahirkan di Agam Menurun

Berita Agam Terbaru. Angka Kematian Ibu Melahirkan di Agam Menurun. Kadis Kesehatan Agam Indra angka kematian ibu melahirkan menurun. Baca Padangkita.com

Puskesma Kapau (Foto: Ist)

Lubuk Basung, Padangkita.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr. Indra menyatakan bahwa angka kematian ibu melahirkan di Agam menurun. Hal tersebut tak lepas dari meningkatknya akses pelayanan kesehatan yang diterima oleh masyarakat.

Menurutnya angka kematian ibu melahirkan di Kabupaten Agam berdasarkan data terbaru adalah 93,6 per 100.000 kelahiran. Angka ini menunjukan penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 169,9 per 100.000 kelahiran.

“Angka kematian ibu melahirkan. Turun dari 169,9 menjadi 93,6 per 100.000 kelahiran,” katanya, Senin (10/02/2020).

Dirinya mengatakan Pemerintah Kabupaten Agam terus berupaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan. Tak hanya fokus terhadap pembangunan di bidang peningkatan SDM, fasilitas layanan kesehatan pun terus ditingkatkan.

Baca juga: Siswa MTsN di Agam Masuk Jurang Bersama Motornya

Lima tahun terakhir, peningkatan akses pelayanan semakin baik, dan layanan di setiap daerah terpencil juga sudah didukung oleh adanya Puskesmas Pembantu (Pustu), sehingga, setiap warga terpenuhi layanan kesehatannya.

“Biasanya keluhan masyarakat akses berobat jauh. Sekarang itu semua terbantahkan oleh fasilitas-fasilitas layanan kesehatan yang kita bangun,” katanya.

Sejak 4 tahun terakhir, sudah dibangun dan direhab 18 unit Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Agam yang didesain sesuai standarisasi dan modren. Dari jumlah itu, 10 di antaranya dibangun baru dan 8 rehab berat.

Dijelaskan, keberadaan gedung Puskesmas yang lebih modern bertujuan untuk menjadikan fasilitas kesehatan sebagai penyelenggara upaya kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di tingkat pertama atau dasar.

Sehingga, ke depannya diharapkan akan terwujud puskesmas sebagai penyelenggara kesehatan yang mudah terjangkau sesuai wilayah kerjanya.

Menurut dr. Indra, dari beberapa aspek pelayanan yang telah dibuat telah tergambar dari beberapa indikator, di antaranya, rasio jumlah Puskesmas dan Pustu naik dari 0,31 menjadi 0,33 per satuan penduduk.

Kemudian, angka harapan hidup juga naik dari 71,30 persen menjadi 71,57 persen. Kenaikan itu juga dibarengi dengan persentase rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), naik dari 43,8 persen menjadi 80,6 persen, serta persentase penduduk memiliki jaminan kesehatan dari 66,7 persen menjadi 84 persen. (*/pk-02)


Baca berita Agam terbaru hanya di Padangkita.com

Baca Juga

Poliklinik Eksekutif- Layanan Kemoterapi Modern RSAM Diresmikan, Berobat Tak Perlu ke Luar Negeri
Poliklinik Eksekutif- Layanan Kemoterapi Modern RSAM Diresmikan, Berobat Tak Perlu ke Luar Negeri
Presiden Prabowo Kuatkan Korban Bencana di Palembayan, Huntara Ditarget Rampung Sebulan
Presiden Prabowo Kuatkan Korban Bencana di Palembayan, Huntara Ditarget Rampung Sebulan
Ketika Wagub Vasko Pakai Helikopter Tinjau Lokasi Terisolasi di Palembayan Kabupaten Agam
Ketika Wagub Vasko Pakai Helikopter Tinjau Lokasi Terisolasi di Palembayan Kabupaten Agam
RSUP M. Djamil Ditugaskan Jadi Pengampu 514 Daerah untuk Kembangkan Layanan Laparoskopi
RSUP M. Djamil Ditugaskan Jadi Pengampu 514 Daerah untuk Kembangkan Layanan Laparoskopi
FKUI–RSCM Perkuat Layanan Bedah Saraf di RSUD M. Natsir Solok, Ini Harapan Mahyeldi
FKUI–RSCM Perkuat Layanan Bedah Saraf di RSUD M. Natsir Solok, Ini Harapan Mahyeldi
Mahyeldi Buka Senam Sehat World Diabetes Day 2025, Ajak Warga Ubah Pola Hidup
Mahyeldi Buka Senam Sehat World Diabetes Day 2025, Ajak Warga Ubah Pola Hidup