Perlu Dihindari, Berikut 10 Penyebab Iritasi Kulit

Info kesehatan terbaru: Penyebab Iritasi Kulit

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Sering dianggap tidak berbahaya, iritasi kulit nyatanya perlu dihindari. Untuk itu, penyebab iritasi kulit perlu kita ketahui.

Padangkita.com - Iritasi kulit dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, misalnya produk kecantikan, sabun cuci, serta gaya hidup yang tidak bersih.

Beberapa gejala pun akan kita rasakan saat mengalami iritasi kulit ini seperti gatal, kulit tampak bersisik dan berwarna kemerahan, bahkan menimbulkan rasa perih atau nyeri.

Baca juga: Gampang Marah, Zodiak Ini Disebut Biang Keributan

Dalam kondisi masih ringan, iritasi kulit mungkin tidak berbahaya. Namun, hal itu tentunya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika sudah parah.

Jika iritasi kulit itu masih ringan, kita dapat mengatasinya sendiri dengan menggunakan kompres air dingin atau es batu. Tidak hanya itu, dengan mengoleskan pelembab kulit dapat juga menyembuhkan iritasi kulit tersebut. Akan tetapi, jika sudah parah, segeralah periksa ke dokter untuk penanganan yang tepat.

Baca juga: 6 Pekerjaan Ini Belum Dikenal 10 Tahun Lalu

Maka dari itu, kamu harus mengenali apa saja penyebab iritasi kulit tersebut. Setidaknya ada 10 hal yang dapat menyebabkan terjadinya iritasi kulit. Berikut ulasannya dilansir dari Liputan6.com.

Pembersih Rumah Tangga

Tanpa disadari, ternyata pembersih rumah dan perabot rumah tangga bisa menyebabkan iritasi kulit karena mengandung bahan kimia. Misalnya saja pembersih all in one, deterjen piring, deterjen, pembersih jendela, furniture polish, dan desinfektan toilet. Untuk itulah, sangat dianjurkan mengenakan sarung tangan pelindung untuk mencegah terjadinya iritasi pada kulit saat pemakaian bahan-bahan kimia tersebut.

Pakaian

Pakaian dengan bahan tertentu juga dapat menyebabkan iritasi kulit. Pakaian kasar seperti wol, dapat menjadi masalah tersendiri bagi orang yang menderita kelainan kulit yang disebut dermatitis atopik, bentuk paling umum dari eksim. Bahkan American Academy of Dermatology memperkirakan bahwa 10% sampai 20% dari anak-anak dan 1% hingga 3% dari orang dewasa mengalami kondisi ini. Jadi jika kamu mengalami gatal-gatal dan ruam saat memakai pakaian dengan bahan tertentu, coba ganti pakaianmu dengan bahan yang membuatmu nyaman.

Hawa Panas

Tidak hanya pakaian, cuaca yang panas juga menjadi salah satu penyebab iritasi kulit, terutama selama musim kemarau. Hawa panas itu menjadi biang munculnya keringat yang dapat memperburuk masalah kulit. Efek yang ditimbulkan misalnya kemerahan di bagian tertentu kulit seperti di ketiak, lipatan perut, dan pangkal paha akibat kulit yang lembab saat berkeringat.

Halaman:
Tag:

Baca Juga

Poliklinik Eksekutif- Layanan Kemoterapi Modern RSAM Diresmikan, Berobat Tak Perlu ke Luar Negeri
Poliklinik Eksekutif- Layanan Kemoterapi Modern RSAM Diresmikan, Berobat Tak Perlu ke Luar Negeri
RSUP M. Djamil Ditugaskan Jadi Pengampu 514 Daerah untuk Kembangkan Layanan Laparoskopi
RSUP M. Djamil Ditugaskan Jadi Pengampu 514 Daerah untuk Kembangkan Layanan Laparoskopi
FKUI–RSCM Perkuat Layanan Bedah Saraf di RSUD M. Natsir Solok, Ini Harapan Mahyeldi
FKUI–RSCM Perkuat Layanan Bedah Saraf di RSUD M. Natsir Solok, Ini Harapan Mahyeldi
Mahyeldi Buka Senam Sehat World Diabetes Day 2025, Ajak Warga Ubah Pola Hidup
Mahyeldi Buka Senam Sehat World Diabetes Day 2025, Ajak Warga Ubah Pola Hidup
RSUP M Djamil Padang Kini Resmi Punya Unit Transplantasi Ginjal, Jadi Rujukan 4 Provinsi
RSUP M Djamil Padang Kini Resmi Punya Unit Transplantasi Ginjal, Jadi Rujukan 4 Provinsi
5 Manfaat Pembasmi Serangga untuk Rumah Lebih Sehat
5 Manfaat Pembasmi Serangga untuk Rumah Lebih Sehat