Padang, Padangkita.com – Tepat pada Jumat, 20 Februari 2026, duet kepemimpinan Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan Wakil Wali Kota, Maigus Nasir, genap berusia satu tahun.
Perjalanan 365 hari memimpin Kota Bingkuang ini menjadi momentum penting untuk menengok kembali berbagai capaian pembangunan serta merancang strategi taktis ke depan.
Kilas balik pada 20 Februari 2025 lalu, pasangan kepala daerah ini resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta. Guna memaknai perjalanan satu tahun tersebut, Pemerintah Kota Padang menyelenggarakan agenda refleksi yang dipusatkan di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Padang.
Mengusung tema "Satu Tahun Kepemimpinan, Satujuan untuk Kejayaan Kota Padang", acara ini tidak sekadar dirancang sebagai ajang seremonial belaka. Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi publik sekaligus ruang untuk memperkokoh komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Berbagai elemen penting turut hadir menyaksikan momentum ini, mulai dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, akademisi, pengusaha, perwakilan organisasi kemasyarakatan, insan pers, hingga perwakilan generasi muda Kota Padang.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam pidatonya menegaskan bahwa tahun pertama masa jabatannya merupakan fondasi esensial untuk mewujudkan visi besar Kota Padang. Visi tersebut bermuara pada penciptaan kota sehat dan kota pintar (smart city) yang berlandaskan nilai-nilai agama serta budaya menuju masyarakat yang sejahtera.
"Setahun ini merupakan pijakan awal. Sejumlah program prioritas telah dijalankan, mulai dari penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu," ujar Fadly Amran di hadapan para tamu undangan.
Fadly menyadari betul bahwa pembangunan daerah yang berkesinambungan tidak akan berjalan mulus tanpa adanya sinergi pentahelix. Ia menuntut partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dan kolaborasi menjadi kunci agar Kota Padang semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak tetap kompak dan solid, satu tujuan untuk mendukung kejayaan Kota Padang," tambahnya.
Selaras dengan pernyataan Wali Kota, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menekankan bahwa selama setahun terakhir roda pemerintahan terus digenjot melalui berbagai kebijakan strategis. Langkah ini diambil untuk memperkuat tata kelola birokrasi sekaligus mempercepat realisasi janji-janji pembangunan.
"Refleksi setahun kepemimpinan ini bukan sekadar melihat capaian, tetapi juga menjadi bahan evaluasi agar ke depan dapat bekerja lebih baik. Kami berkomitmen, dalam sisa empat tahun masa kepemimpinan, visi-misi serta sembilan Program Unggulan (Progul) sebagai instrumen percepatan pembangunan dapat terealisasi secara optimal dan memberi dampak nyata bagi kemajuan Kota Padang," ungkap Maigus Nasir.
Baca Juga: Matangkan Konsep Satu Tahun Kepemimpinan, Fadly Amran Pacu Realisasi 9 Program Unggulan
Melalui semangat kolaborasi dan evaluasi yang terukur ini, kepemimpinan Fadly-Maigus optimistis mampu membawa Kota Padang melesat lebih jauh, menjawab tantangan zaman, dan menghadirkan pelayanan prima bagi seluruh warga. [*/hdp]











