Detik-detik Dramatis Evakuasi Delapan Warga Terjebak Air Bah di Lubuk Tongga Padang

Detik-detik Dramatis Evakuasi Delapan Warga Terjebak Air Bah di Lubuk Tongga Padang

Proses evakuasi sejumlah remaja yang terjebak air bah di pemandian Lubuk Tongga.

Padang, Padangkita.com - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Padang pada Senin (16/2/2026) sore, nyaris berujung petaka. Sebanyak delapan orang dilaporkan terjebak di tengah kepungan air bah saat berada di aliran Sungai Bangek, tepatnya di kawasan pemandian Lubuk Tongga, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, mengonfirmasi bahwa laporan darurat diterima pihaknya sekitar pukul 17.00 WIB. Meningkatnya debit air sungai secara mendadak akibat curah hujan di hulu membuat para korban tidak sempat menyelamatkan diri ke tepian dan terisolasi di titik-titik rawan.

Merespons situasi kritis tersebut, BPBD Kota Padang segera mengerahkan personel Rescue Penanggulangan Bencana di bawah komando Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik. Operasi penyelamatan ini dilakukan melalui kolaborasi intensif dengan tim Basarnas serta unsur lingkungan terkait.

Setibanya di lokasi pada pukul 17.10 WIB, tim gabungan langsung melakukan pemetaan posisi terakhir para korban. Mengingat lokasi korban yang terpencar, strategi evakuasi dibagi menjadi dua tim guna mempercepat proses penyelamatan sebelum hari gelap dan debit air semakin membahayakan.

Tim pertama difokuskan untuk menyisir area utama pemandian Lubuk Tongga. Dalam operasi yang penuh risiko tersebut, petugas berhasil mengevakuasi lima orang pemuda dalam kondisi selamat.

Mereka adalah Dwi Eka Putra (16) asal Sungai Lareh, Haikal Aquari (16) dan Sandi Al Saiba (15) asal Pariaman Timur, Zafran (18) asal Lubuk Begalung, serta Muhammad Zikri (17) asal Dharmasraya.

Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran melalui jalur alternatif melewati kawasan Universitas Islam Negeri (UIN) untuk menjangkau korban lainnya yang terjebak di titik berbeda.

Setelah berupaya keras melawan derasnya arus sungai, seluruh korban akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada pukul 18.40 WIB. Seluruh penyintas ditemukan dalam kondisi selamat meski sempat mengalami syok. Para korban kemudian dibawa ke posko utama untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

Hendri Zulviton mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat di lapangan, mulai dari Basarnas, Camat Koto Tangah, pihak kelurahan, TNI, Polri, PMI, Pokdarwis, relawan Rumah Zakat, Kelompok Siaga Bencana (KSB), hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu memberikan bantuan. Tepat pada pukul 19.30 WIB, seluruh tim evakuasi kembali ke posko dalam keadaan lengkap.

BPBD Kota Padang kembali mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, terutama saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.

Baca Juga: Relawan TRC Semen Padang Berjibaku Evakuasi Korban Banjir

Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat, dapat segera menghubungi Call Center BPBD Kota Padang di nomor (0751) 778775 atau melalui layanan WhatsApp di 085891522181. [*/hdp]

Baca Juga

Respons Cepat BPBD Padang, Lansia Dievakuasi Saat Banjir Hantam Pasar Lalang
Respons Cepat BPBD Padang, Lansia Dievakuasi Saat Banjir Hantam Pasar Lalang
Dampak Jebolnya Irigasi Gunung Nago, BPBD Padang: Suplai Air Terus Jalan Sampai Normal
Dampak Jebolnya Irigasi Gunung Nago, BPBD Padang: Suplai Air Terus Jalan Sampai Normal
Gerak Cepat Pemko Padang, Material Huntara Simpang Haru Mulai Masuk
Gerak Cepat Pemko Padang, Material Huntara Simpang Haru Mulai Masuk
Tanggap Darurat Diperpanjang, Pemko Padang Kebut Pembersihan Sekolah dan Relokasi Pengungsi
Tanggap Darurat Diperpanjang, Pemko Padang Kebut Pembersihan Sekolah dan Relokasi Pengungsi
Padang Berduka: Banjir Bandang Renggut 8 Korban Jiwa, Infrastruktur Vital hingga Layanan Air Bersih Lumpuh Total
Padang Berduka: Banjir Bandang Renggut 8 Korban Jiwa, Infrastruktur Vital hingga Layanan Air Bersih Lumpuh Total
Duka Banjir Padang, Lima Warga Meninggal Dunia Termasuk Bayi Tiga Bulan
Duka Banjir Padang, Lima Warga Meninggal Dunia Termasuk Bayi Tiga Bulan