Pemprov Sumbar Pastikan Penataan Lembah Anai, Pengosongan hingga Penertiban Kawasan Rawan

Pemprov Sumbar Pastikan Penataan Lembah Anai, Pengosongan hingga Penertiban Kawasan Rawan

Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi saat meninjau kawasan sungai yang terdampak bencana di Lembah Anai, Senin (16/2/2026). [Foto: Dok. Biro Adpim Sumbar]

Padang Panjang, Padangkita.com — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Arry Yuswandi menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan penataan kawasan Lembah Anai benar-benar ditindaklanjuti, terutama pascabencana bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu.

Penegasan idisampaikan Arry saat meninjau kawasan sungai yang terdampak bencana di Lembah Anai, Senin (16/2/2026). Ia menyebut, peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah rapat dan kesepakatan bersama lintas instansi terkait penataan kawasan yang dinilai rawan bencana.

“Kita meninjau langsung lokasi terdampak banjir hidrometeorologi. Ini merupakan tindak lanjut dari beberapa kali rapat dan kesepakatan bersama para pihak,” kata Arry.

Ia menjelaskan, berdasarkan berita acara tertanggal 22 Juli 2025, telah disepakati pengosongan kawasan yang masuk kategori rawan. Bencana yang terjadi akhir tahun lalu, menurut Arry, semakin menegaskan bahwa risiko tersebut nyata dan harus diantisipasi secara serius.

“Faktanya, bencana benar-benar terjadi dan sebagian bangunan di kawasan ini terdampak. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa aspek keselamatan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Arry menekankan, pemerintah tidak ingin kesepakatan yang telah dibuat berhenti sebatas dokumen administratif. Seluruh tahapan yang telah disepakati, mulai dari pengosongan hingga penertiban sesuai ketentuan, harus dilaksanakan secara konsisten dan terkoordinasi.

Sebagai kawasan Taman Wisata Alam, penataan Lembah Anai melibatkan berbagai instansi terkait. Pemerintah Provinsi Sumbar terus melakukan koordinasi agar langkah yang diambil tetap sesuai aturan dan mengedepankan kepentingan keselamatan masyarakat.

Ia juga mengingatkan potensi meningkatnya arus lalu lintas pada masa libur Lebaran. Kondisi tersebut perlu diantisipasi sejak dini agar tidak memicu risiko tambahan di kawasan yang masih dalam proses penataan.

“Kita tidak ingin pada momen yang seharusnya membawa kebahagiaan justru terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Untuk memperkuat langkah tersebut, Pemprov Sumbar akan kembali menggelar rapat konsolidasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan pelaksanaan kesepakatan berjalan sesuai komitmen bersama.

Baca juga: Perbaikan Lembah Anai Belum Tuntas, Pemprov Sumbar Tiadakan Sistem 'One Way' Libur Lebaran

Arry berharap seluruh tahapan penataan dapat segera dituntaskan sesuai ketentuan, sehingga kawasan Lembah Anai dapat lebih tertib, aman, dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di sekitarnya. [*/adpsb]

Baca Juga

Perbaikan Lembah Anai Belum Tuntas, Pemprov Sumbar Tiadakan Sistem 'One Way' Libur Lebaran
Perbaikan Lembah Anai Belum Tuntas, Pemprov Sumbar Tiadakan Sistem 'One Way' Libur Lebaran
Syamel Muhammad Pimpin YKI Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Sinergi Penanggulangan Kanker
Syamel Muhammad Pimpin YKI Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Sinergi Penanggulangan Kanker
Pemerintah Pusat mulai Salurkan Bantuan untuk Rumah Rusak Akibat Bencana di Kota Pariaman
Pemerintah Pusat mulai Salurkan Bantuan untuk Rumah Rusak Akibat Bencana di Kota Pariaman
Sebelum Resmikan Jembatan di Teluk Tapang, Gubernur Mahyeldi Tausiah Subuh di Air Bangis
Sebelum Resmikan Jembatan di Teluk Tapang, Gubernur Mahyeldi Tausiah Subuh di Air Bangis
Wagub Vasko Tegaskan TMMD Program Terpadu Menyentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat
Wagub Vasko Tegaskan TMMD Program Terpadu Menyentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat
Mantan Sekda Padang Andree Algamar Dilantik sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar
Mantan Sekda Padang Andree Algamar Dilantik sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar