Butuh 729 Tiang Penyangga, Jembatan Kembar di Silaing Ditarget Rampung Jelang Lebaran 2026

Butuh 729 Tiang Penyangga, Jembatan Kembar di Silaing Ditarget Rampung Jelang Lebaran 2026

Perbaikan Jembatan Kembar di Silaing Bawah, Padang Panjang, membutuhkan pemasangan 726 tiang penyangga serta dukungan banyak alat berat. Perbaikan ditarget rampung jelang Lebaran Idul Fitri 2026. [Foto: Dok. Biro Adpim Sumbar]

Padang Panjang, Padangkita.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meninjau progres perbaikan jembatan kembar pada ruas jalan nasional Padang–Bukittinggi, tepatnya di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sabtu (17/1/2026).

Peninjauan untuk memastikan perbaikan jembatan berjalan sesuai rencana, dengan target dapat difungsikan kembali sebelum libur Lebaran tahun ini.

Jembatan kembar sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang atau galodo yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025. Saat ini, proses perbaikan tengah dikebut oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar.

Mahyeldi mengungkapkan, berdasarkan hasil peninjauan langsungnya di lapangan, progres pengerjaan menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Sejumlah peralatan pendukung telah tersedia secara lebih lengkap untuk mempercepat proses perbaikan.

Baca juga: Bencana di Sumbar Merusak Banyak Infrastruktur, Sejumlah Anggaran Terpaksa Bergeser

“Kini peralatan pendukung pengerjaan jembatan sudah semakin lengkap. Insya Allah, jelang libur Lebaran jembatan ini sudah dapat difungsikan kembali secara normal,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, merujuk laporan teknis dari BPJN Sumbar, perbaikan jembatan tersebut bukan pekerjaan yang mudah. Selain membutuhkan pemasangan ratusan tiang penyangga, prosesnya juga memerlukan dukungan alat berat dalam jumlah besar.

“BPJN menyampaikan, perbaikan ini membutuhkan pemasangan sekitar 726 tiang penyangga serta dukungan banyak alat berat. Saat ini juga sedang diupayakan penambahan delapan unit alat berat untuk mempercepat pengerjaan,” terangnya.

Meski demikian, Mahyeldi berharap proses perbaikan dapat diselesaikan sesuai target, sehingga arus orang dan barang menuju Kota Padang maupun Bukittinggi kembali lancar, terutama menjelang Lebaran.

“Itu tentu menjadi harapan kita bersama. Untuk kepastian teknisnya, nanti BPJN yang akan menjelaskan lebih lanjut,” ulasnya.

Mahyeldi juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar proses perbaikan jembatan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Dengan demikian, akses jalan yang selama ini terganggu akibat bencana dapat kembali normal dan aman dilalui.

Baca juga: R3P Sumbar Rampung, Gubernur Mahyeldi Dorong Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi berkeliling meninjau area perbaikan jembatan, termasuk memantau progres normalisasi sungai di kawasan Mega Mendung dan sekitarnya. Sembari memberikan sejumlah instruksi kepada pihak BPJN Sumbar. [*/adpsb]

Baca Juga

Anggaran Pemprov Rp2 Miliar untuk Pembenahan Saluran Irigasi Banda Gadang Kabupaten Solok
Anggaran Pemprov Rp2 Miliar untuk Pembenahan Saluran Irigasi Banda Gadang Kabupaten Solok
Gubernur Mahyeldi Hadiri Pemasangan Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Bandang
Gubernur Mahyeldi Hadiri Pemasangan Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Bandang
Sumbar Raih Nilai Tertinggi Nasional Pembinaan Ideologi Pancasila
Sumbar Raih Nilai Tertinggi Nasional Pembinaan Ideologi Pancasila
Tim Terpadu Penertiban Tambang Ilegal Sumbar Temukan Alat Berat di Duo Koto Pasaman
Tim Terpadu Penertiban Tambang Ilegal Sumbar Temukan Alat Berat di Duo Koto Pasaman
Minang Halal Fest 2026 Resmi Dibuka, Diselenggarakan 16 - 18 Januari
Minang Halal Fest 2026 Resmi Dibuka, Diselenggarakan 16 - 18 Januari
Gubernur Mahyeldi Laporkan Kondisi Terkini Pascabencana Sumbar di Rakor Satgas Nasional
Gubernur Mahyeldi Laporkan Kondisi Terkini Pascabencana Sumbar di Rakor Satgas Nasional