Padang, Padangkita.com – Manajemen Semen Padang FC bergerak cepat membenahi komposisi skuad untuk mengarungi sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Langkah strategis diambil dengan mendatangkan sosok baru namun familier di bawah mistar gawang. Sosok tersebut adalah Rendy Oscario Sroyer, penjaga gawang kelahiran 7 Oktober 1998 yang didatangkan dengan status pinjaman dari Persebaya Surabaya.
Keputusan memulangkan Rendy bukan tanpa alasan. Bagi publik sepak bola Sumatera Barat, khususnya pendukung setia Kabau Sirah, Rendy bukanlah orang asing. Ia adalah representasi dari kesuksesan pembinaan usia muda Semen Padang FC.
Ikatan emosional Rendy dengan klub yang bermarkas di Indarung ini terbilang sangat kuat. Ia memulai karier sepak bolanya dari level paling dasar di Akademi Semen Padang pada periode 2013 hingga 2016. Berkat performa yang konsisten dan ketenangan di bawah mistar, ia dipromosikan ke Semen Padang U-21 pada tahun 2016.
Hanya butuh satu tahun, bakat besarnya tercium oleh tim pelatih utama. Pada 2017, Rendy resmi promosi ke tim senior. Namun, debut profesionalnya di tim utama diwarnai dinamika yang tak mudah. Pada musim tersebut, Semen Padang FC harus menelan pil pahit terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Meski demikian, loyalitas Rendy teruji. Ia memilih bertahan saat tim terpuruk. Kerja keras dan kesabarannya berbuah manis ketika ia menjadi salah satu aktor penting yang membawa Semen Padang FC kembali promosi ke Liga 1 pada musim 2019.
Penampilan gemilangnya di musim 2019 tidak hanya berdampak pada klub, tetapi juga melambungkan namanya ke kancah nasional. Rendy sempat masuk dalam radar dan proyeksi penjaga gawang Timnas Indonesia untuk ajang SEA Games, sebuah pengakuan atas kualitas teknisnya sebagai kiper muda potensial saat itu.
Kini, setelah melanglang buana mencari pengalaman bersama klub besar seperti Persebaya Surabaya, Rendy kembali ke rumah. Kepulangannya ke Indarung membawa misi yang tidak ringan. Ia diharapkan menjadi suntikan moral sekaligus kekuatan teknis baru bagi lini pertahanan Kabau Sirah yang tengah berjuang keras.
Manajemen Semen Padang FC menaruh harapan besar bahwa pengalaman dan kematangan mental Rendy saat ini dapat memberikan rasa aman di lini belakang. Kehadirannya diproyeksikan untuk membantu tim keluar dari jerat zona degradasi dan kembali bersaing secara kompetitif di kasta tertinggi BRI Super League.
Baca Juga: Kabau Sirah Cuci Gudang, Andre Rosiade Siapkan 10 Pemain Asing demi Bangkit di Putaran Kedua
Sinergi antara kiper berpengalaman dan strategi pelatih diharapkan mampu menjadi titik balik kebangkitan Semen Padang FC di sisa musim ini. [*/hdp]











