Rumah Terdampak Bencana di Sumbar Capai 14.717 Unit, Mendagri Apresiasi Kinerja Pemprov

Rumah Terdampak Bencana di Sumbar Capai 14.717 Unit, Mendagri Apresiasi Kinerja Pemprov

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meninjau lokasi yang terdampak banjir bandang atau galodo susulan di Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jum'at (2/1/2026). [Foto: Dok. Biro Adpim Sumbar]

Padang, Padangkita.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) atas kinerja yang cepat dan responsif dalam penanganan bencana hidrometeorologi.

Kemudian, Mendagri juga memuji kekompakan Pemprov Sumbar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta bupati dan wali kota dalam menghadapi situasi darurat pascabencana.

“Koordinasi yang solid dan gerak cepat antara pemerintah daerah dengan TNI, Polri, serta unsur Forkopimda menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak bencana. Ini patut menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Tito Karnavian.

Apresiasi tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Pendataan Kerusakan Rumah, Fasilitas Umum, dan Jumlah Pengungsi Pascabencana Hidrometeorologi di wilayah Sumatera, yang digelar secara daring dari Jakarta, Selasa (6/1/2026). Rakor diikuti para gubernur serta kepala perangkat daerah terkait.

Dalam rapat tersebut, Mendagri menegaskan pentingnya percepatan pelaporan data kerusakan rumah warga. Ia menekankan bahwa data yang cepat, akurat, dan valid menjadi dasar utama percepatan penyaluran bantuan serta pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak.

“Pendataan harus dilakukan secara rinci, by name by address, mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, hingga rumah yang hanyut,” tegasnya.

Menanggapi arahan tersebut, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan bahwa pendataan kerusakan rumah di Sumbar telah dilakukan dan terus diperbarui melalui koordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“Kami telah memfinalisasi data bersama bupati dan wali kota serta Forkopimda. Seluruh perkembangan data juga dapat diakses publik melalui dashboardbencana.sumbarprov.go.id sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan informasi,” kata Mahyeldi.

Ia menjelaskan, total jumlah rumah rusak atau yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumbar mencapai 14.717 unit. Rinciannya, 4.286 unit rusak berat, 2.954 unit rusak sedang, 6.725 unit rusak ringan, serta 750 unit rumah hanyut.

Terkait relokasi warga, Mahyeldi menegaskan bahwa penentuan lokasi harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), lahan clear dengan bukti kepemilikan yang sah, serta memperoleh rekomendasi dari Badan Geologi Kementerian ESDM.

“Yang terpenting, lokasi relokasi tidak jauh dari permukiman masyarakat terdampak dengan luas lahan minimal satu hektare,” tegasnya.

Saat ini, proses verifikasi rumah terdampak masih berlangsung dengan melibatkan verifikator dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Universitas Andalas (Unand), dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Baca juga: Cuaca Sumbar belum 'Stabil' Sepenuhnya, Perlu Peran Aktif Masyarakat Mitigasi Risiko Bencana

Gubernur Sumbar mengikuti rapat koordinasi tersebut didampingi Kepala Dinas Perkimtan Sumbar, Kepala BPBD Sumbar, Kepala Kesbangpol Sumbar, serta perwakilan Dinas BMCKTR Sumbar. [*/adpsb]

Baca Juga

Warga Paninggahan Minta Percepatan Normalisasi Sungai dan Rehabilitasi Lahan Pertanian
Warga Paninggahan Minta Percepatan Normalisasi Sungai dan Rehabilitasi Lahan Pertanian
Darnis Penuh Haru Terima Bantuan Bedah Rumah dan Sembako yang Diserahkan Gubernur Sumbar
Darnis Penuh Haru Terima Bantuan Bedah Rumah dan Sembako yang Diserahkan Gubernur Sumbar
Wagub Vasko Sosialisai Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Saat Safari Ramadan di Pasaman
Wagub Vasko Sosialisai Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Saat Safari Ramadan di Pasaman
Rumah Ramadani yang Beratap Bocor Berdinding Triplek Penuh Lubang Dapat Bantuan Pemprov
Rumah Ramadani yang Beratap Bocor Berdinding Triplek Penuh Lubang Dapat Bantuan Pemprov
Kerugian Akibat Bencana di Kabupaten Solok Capat Rp1,9 T, Percepat Rehabilitasi Infrastruktur
Kerugian Akibat Bencana di Kabupaten Solok Capat Rp1,9 T, Percepat Rehabilitasi Infrastruktur
Safari Ramadan di Padang Pariaman, Wagub Vasko Salurkan Bantuan untuk Dua Masjid
Safari Ramadan di Padang Pariaman, Wagub Vasko Salurkan Bantuan untuk Dua Masjid