Pariaman, Padangkita.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman mencatat sejumlah kerusakan fasilitas kesehatan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Tabuik, pada November 2025.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman, Nazifah mengatakan terdapat sekitar 18 fasilitas kesehatan Kota Pariaman yang rusak akibat bencana yang terjadi beberapa hari yang lalu.
"Adapun 18 fasilitas kesehatan yang mengalami rusak ringan, sedang dan berat yakni, Kantor Dinas Kesehatan, Puskesmas, Pustu, dan Puskesdes," ungkap Nazifah.
Kerusakan berat terjadi di Puskesmas Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, di mana tembok pagar belakang Puskesmas mengalami ambruk akibat diterjang banjir.
Kemudian untuk kerusakan sedang dan ringan, terjadi di banyak fasilitas kesehatan. Di antaranya Kantor Dinas Kesehatan, Puskesmas Pariaman, Puskesmas Kuraitaji, Puskesmas Air Santok, Puskesmas Naras, dan Puskesmas Sikapak.
Kemudian, Puskesdes Mangguang, Rumah Dinas Puskesmas Air Santok, RSUD Sadikin, Poskesdes Desa Lohong, Pustu Marabau, Pustu Sungai Kasai, Poskesdes Pungguang Ladiang, Pustu Koto Marapak, Poskesdes Kampung Gadang, dan Pustu Cubadak Air Utara.
Selain itu, UPTD Instalasi Farmasi (IFK) juga mengalami kerusakan, khususnya bagian atap dan plafon diterjang angin kencang. Adapun total kerugian akibat kerusakan faskes tersebut, kata Nazifah, ditaksir sekitar Rp2,8 miliar.
Mantan Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman ini berharap ke depan fasilitas kesehatan yang rusak ini bisa segera diperbaiki dan dipercepat penanganannya, karena akan mengganggu pelayanan kesehatan di Kota Pariaman. [*/pkt]











