Jakarta dan Pariaman MoU soal Suplai Pangan, Pariwisata hingga Pengembangan SDM

Jakarta dan Pariaman MoU soal Suplai Pangan, Pariwisata hingga Pengembangan SDM

Wali Kota Pariaman, Yota Balad dan Kepala Biro Kerja Sama Daerah (Karo KSD) Pemprov Jakarta, Marulina Dewi menunjukkan nota kesepakatan bersama (MoU) yang ditandatangani. [Foto: Dok. Biro Adpim Sumbar]

Jakarta, Padangkita.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dan Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menandatangani kesepakatan tentang pengembangan potensi daerah, peningkatan pelayanan publik, ketahanan pangan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Nota kesepakatan (MoU) ditandatangani dalam acara "Derap Kerja Sama Daerah, Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan" yang diadakan di Jakarta, Jumat (3/10/2025). Adapun yang menandatangani adalah Kepala Biro Kerja Sama Daerah (Karo KSD) Pemprov Jakarta, Marulina Dewi dan Wali Kota Pariaman, Yota Balad.

Usai penandatanganan, Yota Balad menyampaikan bahwa Kota Pariaman dan Jakarta memiliki potensi daerah yang berbeda, sehingga diperlukan sinergisitas program dan kegiatan untuk kelancaran dan optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan guna meningkatkan pelayanan publik.

“Hal tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan dan menyinergikan program kerja antar-daerah yang berkaitan dengan urusan pemerintahan yang telah menjadi kewenangan daerah otonom sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Yota dalam keterangan tertulis, Senin (6/10/2025).

Ruang lingkup kesepakatan bersama tersebut meliputi: Peningkatan kapasitas SDM; digitalisasi pelayanan publik dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE); Pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif; Pengembangan dan pelestarian seni budaya, ketahanan pangan dan studi tiru kebijakan dan regulasi daerah.

Selain Kota Pariaman, Pemprov Jakarta juga melakukan kesepakatan bersama dengan Pemprov Kalimantan Barat, Pemkab Kolaka, Pemko Pekanbaru dan Pemkab Ketapang.

Sementara itu, Marulina Dewi menyebutkan, sekitar 90 persen bahan pangan Jakarta disuplai dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Sebab, Jakarta bukan kota yang memproduksi, tetapi konsumen. Salah satunya dari NTT, Pariaman-Sumbar, Ketapang, Kolaka dan Kalimantan Barat.

Namun ia mengkhususkan, kerja sama dengan Pariaman terkait dengan suplai beras, daging, ikan, serta peningkatan kapasitas SDM.

Baca juga: Daftar Proyek Infrastruktur yang Diusulkan Yota Balad pada Menteri PU, Nilainya Rp170 Miliar

"Jadi, BPSDM Jakarta ini punya UPT, di mana kami membuat paket-paket peningkatan kapasitas bagi seluruh ASN di pemerintah daerah lainnya. DKI siap jadi etalase, dan kami bisa selalu berbagi. Selanjutnya lagi adalah pertukaran budaya, pariwisata dan ragam kerja sama lainnya,” ungkapnya. [*/pkt]

Baca Juga

Temui Dubes Suriah, Gubernur Sumbar Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan - Sister Province
Temui Dubes Suriah, Gubernur Sumbar Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan - Sister Province
Pemko Pariaman Dukung Pariaman Campus Expo 2026 
Pemko Pariaman Dukung Pariaman Campus Expo 2026 
MoU dengan Yayasan Al-Mughny Pariaman, Yota Balad Sebut Sejalan dengan Program Unggulan
MoU dengan Yayasan Al-Mughny Pariaman, Yota Balad Sebut Sejalan dengan Program Unggulan
Lomba PKK Tingkat Kota Pariaman, Upaya Mempertahankan Prestasi Terbaik di Sumbar
Lomba PKK Tingkat Kota Pariaman, Upaya Mempertahankan Prestasi Terbaik di Sumbar
Wako Yota Balad Serahkan Proposal Usulan Pembangunan Infrastruktur pada Menteri PU
Wako Yota Balad Serahkan Proposal Usulan Pembangunan Infrastruktur pada Menteri PU
Poprov Sumbar Diundur Oktober, Pemko Pariaman Pastikan Ikut dan Siap Jadi Tuan Rumah 3 Cabor
Poprov Sumbar Diundur Oktober, Pemko Pariaman Pastikan Ikut dan Siap Jadi Tuan Rumah 3 Cabor