Gubernur Sumbar Minta ASN Bantu Dongkrak Partisipasi Pemilih di Pemilu Serentak 2024

Gubernur Sumbar Minta ASN Bantu Dongkrak Partisipasi Pemilih di Pemilu Serentak 2024

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat membuka acara tablig akbar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan do'a bersama jelang Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Sumbar di Masjid Raya Sumbar, Kamis (8/2/2024). [Foto: Dok. Biro Adpim Sumbar]

Padang, Padangkita.com - Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus membantu sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak suara dalam Pemilu. Mahyeldi menyebut, ajakan tersebut bertujuan untuk mendongkrak partisipasi pemilih dalam Pemilu serentak 2024.

"Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), partisipasi pemilih dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Sumbar cenderung mengalami kenaikan dari masa ke masa," ungkap Mahyeldi.

Hal itu disampaikan Gubernur Mahyeldi saat membuka acara tablig akbar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan do'a bersama jelang Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Sumbar di Masjid Raya Sumbar, Kamis (8/2/2024).

Gubernur merinci, berdasarkan data KPU pada Pemilu 2009, partisipasi masyarakat dalam pemilihan legislatif mencapai 70,46 persen, sedangkan pada pemilihan presiden 71,10 persen. Kemudian, dalam Pemilu 2014, partisipasi masyarakat untuk pemilihan legislatif 70,79 persen, sedangkan untuk pemilihan presiden 65,19 persen.

Dalam Pemilu 2019, partisipasi pemilih secara persentase meningkat signifikan. Untuk pemilihan legislatif mencapai 78,75 persen, sedangkan untuk pemilihan presiden 78,98 persen. Persentase tersebut menjadi capaian tertinggi di Sumatra Barat (Sumbar).

Meskipun secara umum, capaian tersebut masih berada di bawah persentase partisipasi nasional yang saat itu berada di kisaran 81 persen. Namun, peningkatannya sudah cukup signifikan atau bisa diartikan kesadaran masyarakat Sumbar akan pentingnya menyalurkan hak pilihnya telah semakin meningkat.

“Meskipun sudah mulai meningkat. Namun tetap diperlukan peran aktif publik. Termasuk peran pemerintah daerah dan ASN. Kita semua perlu mengajak masyarakat untuk ikut menyalurkan hak suaranya dalam Pemilu yang akan dilangsungkan 14 Februari nanti," ucap Gubernur Mahyeldi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar Surya Efitrimen menambahkan, pada Pemilu 2024 ini target partisipasi pemilih secara nasional dari KPU adalah sebesar 82 persen.

"Kita berharap, persentase partisipasi pemilih di Sumatra Barat bisa sama atau lebih dari target KPU secara nasional yang sebesar 82 persen," harap Surya.

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Majelis Rektor PTN Indonesia Sampaikan Pernyataan Sikap

Pihaknya optimistis, kata Surya, partisipasi pemilih Sumbar dalam Pemilu 2024 ini akan melebihi capaian Pemilu sebelumnya. Sebab, iklim politik Pemilu tahun ini menurut banyak pihak lebih sejuk dan damai, sehingga diyakini akan berdampak positif terhadap minat masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya pada tanggal 14 Februari nanti. [*/adpsb]

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan untuk Masjid dan Warga di Akabiluru Limapuluh Kota
Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan untuk Masjid dan Warga di Akabiluru Limapuluh Kota
Singgah Sahur di Situjuah Batua, Mahyeldi Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Ical
Singgah Sahur di Situjuah Batua, Mahyeldi Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Ical
Bappenas Dorong Sumbar Jadi Percontohan Nasional Dalam Penanganan Bencana
Bappenas Dorong Sumbar Jadi Percontohan Nasional Dalam Penanganan Bencana
Warga Paninggahan Minta Percepatan Normalisasi Sungai dan Rehabilitasi Lahan Pertanian
Warga Paninggahan Minta Percepatan Normalisasi Sungai dan Rehabilitasi Lahan Pertanian
Darnis Penuh Haru Terima Bantuan Bedah Rumah dan Sembako yang Diserahkan Gubernur Sumbar
Darnis Penuh Haru Terima Bantuan Bedah Rumah dan Sembako yang Diserahkan Gubernur Sumbar
Kerugian Akibat Bencana di Kabupaten Solok Capat Rp1,9 T, Percepat Rehabilitasi Infrastruktur
Kerugian Akibat Bencana di Kabupaten Solok Capat Rp1,9 T, Percepat Rehabilitasi Infrastruktur