Sudah Ada MoU, Sumbar Siap Kirim Personel Bantu Provinsi Tetangga Tanggulangi Karhutla

Sudah Ada MoU, Sumbar Siap Kirim Personel Bantu Provinsi Tetangga Tanggulangi Karhutla

Ilustrasi kebakaran hutan. [Foto: Dok. Pixabay]

Padang, Padangkita.com - Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, bahwa personel lintas OPD Pemprov Sumbar siap ikut turun membantu menanggulangi titik api atau memadamkan kebakaran hutan-lahan (karhutla) di provinsi tetangga.

Sejauh ini, kata Mahyeldi, beradasarkan pemantauan pada aplikasi SiPongi, belum ditemukan titik panas ataupun titik api (karhutla) di kawasan Sumbar.

“Tentu kita selalu dalam keadaan siap untuk membantu saudara kita di provinsi tetangga yang ada titik panas atau titik api di sana, seperti di Sumatra Selatan dan Lampung yang sudah terpantau titik panas dan titik apinya,” kata Gubernur Mahyeldi, Kamis (9/9/2023).

Apabila memang provinsi tetangga membutuhkan, kata Mahyeldi, maka personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Dinas Kehutanan (Dishut), serta dinas terkait di kabupaten/kota, siap turun ke lokasi. Terlebih, antara Sumbar dengan provinsi tetangga telah terjalin kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam pengendalian titik panas atau titik api.

“Kita di Pemprov Sumbar dan rekan-rekan di beberapa Kabupaten/Kota sudah memiliki peralatan yang cukup baik untuk mangendalikan titik panas dan memadamkan titik api. Termasuk sejumlah perusahaan di Sumbar yang bergerak di bidang perkebunan sawit, juga memiliki beberapa peralatan. Semua itu bisa kita mobilisasi untuk membantu provinsi tetangga,” ujar Mahyeldi lagi.

Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Sumbar, Yozarwardi menambahkan, sesuai arahan Gubernur Sumbar dan MoU yang telah terjalin, maka personel Dishut Sumbar dalam keadaan siap memberikan bantuan semaksimal mungkin untuk provinsi tetangga.

Baca juga: Hadapi Musim Kemarau, Gubernur Sumbar Minta Waspadai Karhutla dan segera Tanam Padi

“Sejauh ini, beradasarkan pemantauan di aplikasi SiPongi milik Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) dan Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), hingga pagi ini tidak terpantau titik panas atau titik api di Sumbar, yang sudah terpantau di Sumatra Selatan dan Lampung,” ungkapnya.

Diketahui, kawasan Sumbar sempat diselimuti kabut asap selama beberapa hari. Kabut asap tersebut diduga kuat merupakan kiriman akibat kebakaran lahan atau hutan (karhutla) di provinsi lain di Sumatra.

[*/adpsb]

Baca berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Gubernur Mahyeldi Hadiri Gathering Alumni Malaysia di Jakarta
Gubernur Mahyeldi Hadiri Gathering Alumni Malaysia di Jakarta
Pemprov Sumbar Gelar Tarhib Ramadan dan Luncurkan Pesantren Ramadan 1447 H
Pemprov Sumbar Gelar Tarhib Ramadan dan Luncurkan Pesantren Ramadan 1447 H
Syamel Muhammad Pimpin YKI Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Sinergi Penanggulangan Kanker
Syamel Muhammad Pimpin YKI Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Sinergi Penanggulangan Kanker
Mahyeldi Resmikan 3 Jembatan di Pasbar, Perkuat Konektivitas Menuju Pelabuhan Teluk Tapang
Mahyeldi Resmikan 3 Jembatan di Pasbar, Perkuat Konektivitas Menuju Pelabuhan Teluk Tapang
Rp83 Miliar dari Kemenhub untuk Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang, Investor mulai Melirik
Rp83 Miliar dari Kemenhub untuk Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang, Investor mulai Melirik
Sebelum Resmikan Jembatan di Teluk Tapang, Gubernur Mahyeldi Tausiah Subuh di Air Bangis
Sebelum Resmikan Jembatan di Teluk Tapang, Gubernur Mahyeldi Tausiah Subuh di Air Bangis