Pembunuhan di Lunang Silaut Pessel, Ibu Rumah Tangga Ditusuk Berulang Kali hingga Meninggal

Pembunuhan di Lunang Silaut Pessel, Ibu Rumah Tangga Ditusuk Berulang Kali hingga Meninggal

Pelaku pembunuhan (duduk) di Lunang Silaut saat diamankan di Polsek Lunang Silaut, Pesisir Selatan (Pessel). [Foto: Ab/Padangkita]

Painan, Padangkita.com – Pembunuhan terjadi di Camp I Divisi 3 areal perkebunan kelapa sawit milik PT. Sumatera Jaya Agro Lestari (SJAL) 2 Silaut, Kecamatan Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatra Barat (Sumbar).

Seorang ibu rumah tangga ditusuk berulang kali hingga meninggal dunia. Kapolsek Lunang Silaut AKP Advianus menyebutkan, korban bernama Henilia Zamili, 35 tahun. Sehari-hari korban yang berasal dari Nias, Sumatra Utara (Sumut) ini bekerja sebagai buruh panen di PT. SJAL 2 Silaut.

Peristiwa pembunuhan itu sendiri terjadi pada Minggu (16/4/2023), sekira pukul 02. 00 WIB di depan rumah korban. Awalnya, suami korban bernama Polinus Hia, 37 tahun, minum minuman keras bersama pelaku yang bernama yang bernama Riko Wao alias Riko, 27 tahun.

Mereka sama-sama berasal dari Nias dan bekerja sebagai buruh di perusahaan kelapa sawit PT. SJAL, dan tinggal di camp yang disediakan perusahaan. Pelaku sendiri tinggal di Camp I Divisi 3 PT. SJAL 2 Silaut.

“Setelah minum-minum tersebut terjadi cekcok mulut antara Polinus dengan Riko. Kemudian, pelaku lari sambil mengamuk-ngamuk di camp depan rumah korban. Ketika itu, pelaku membawa pisau,” ungkap AKP Advianus.

Selanjutnya, Polinus bersama penghuni camp lainnya berusaha mengejar dan mencari pelaku di camp depan. Namun, pelaku malah langsung lari menuju arah rumah korban dengan tujuan mencari suami korban.

Sesampai di rumah korban, pelaku masuk ke dalam rumah. Rencananya, ia ingin mencari Polinus, suami korban. Namun dihalangi oleh korban, sehingga pelaku mengamuk. Sejurus kemudian, pelaku yang berada di bawah pengaruh minuman keras menusuk korban menggunakan pisau secara membabi buta.

Pelaku menusuk korban beberapa kali, di antaranya mengenai bagian tangan sebelah kiri, di bagian perut sebelah kiri, di bagian pundak sebelah kanan, dan di bagian dada kiri. Selanjutnya pelaku melarikan diri meninggalkan korban yang terkapar.

Oleh warga, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tanjung Makmur Silaut. Namun, di Puskesmas korban dinyatakan telah meninggal dunia. Atas kejadian tersebut, suami korban melapor ke polisi.

Halaman:

Baca Juga

Wagub Vasko Tegaskan TMMD Program Terpadu Menyentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat
Wagub Vasko Tegaskan TMMD Program Terpadu Menyentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat
Kejar Skor IKPA 100, Bawaslu Pesisir Selatan Ajak Kolaborasi KPPN Painan
Kejar Skor IKPA 100, Bawaslu Pesisir Selatan Ajak Kolaborasi KPPN Painan
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah